Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kalau Bikin Jalan, Ingat Juga Bikin Jalan Air

Fuad Abida • Minggu, 18 Mei 2025 | 14:00 WIB
Photo
Photo

BLITAR - Akhir-akhir ini hujan turun kayak tumpahan ember. Di kota banjir, di desa juga mulai ikut-ikutan. Semua bilang: “Hujannya deras banget sih!” Padahal, kalau kita lihat baik-baik… airnya itu bukan nggak bisa surut—cuma nggak tahu mau ke mana.

Karena GOT-nya entah ke mana. Atau bahkan, nggak pernah dibuat sejak awal. ada jalan baru dicor rapi atau baru saja di perbaiki. Tapi tiap hujan deras, airnya nggenang. Kenapa? Karena nggak ada saluran airnya. Air hujan yang harusnya bisa lewat got, malah nyasar ke pekarangan orang, kadang masuk rumah, kadang bikin jalan jadi kolam lele dadakan.

Lucunya, waktu ada yang protes, jawabannya: “Itu nanti menyusul dibikin got-nya.” Tapi sampai rumput tumbuh dua kali panen, got-nya masih jadi rencana. Padahal, logikanya gampang: Kalau manusia butuh jalan buat lewat, air juga butuh jalur biar bisa pergi.

Jadi missal bikin jalan lagi, ya sekalian bikin jalan air dibuatken. Jangan biarin air bingung cari arah, nanti malah mampir ke rumah warga. Karena kalau GOT terus dilupakan, banjir bakal jadi tamu langganan.

Bagaimana menurut kalian?

------------------------------------

Oleh : Yan Christanto

Editor : Fuad Abida
#blitar #banjir #hujan