BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – BPNT Juni 2026 mulai disalurkan di sejumlah daerah dan menjadi perhatian masyarakat. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan salah satu program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut kini mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Seiring dimulainya proses BPNT Juni 2026, masyarakat ramai mencari cara memastikan apakah mereka masih terdaftar sebagai penerima bantuan. Pengecekan dapat dilakukan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah.
Program BPNT merupakan bantuan sosial yang menyasar masyarakat yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.
BPNT Tahap 2 Cair untuk Tiga Bulan Sekaligus
Penyaluran yang berlangsung saat ini merupakan BPNT tahap kedua tahun 2026. Pemerintah menyalurkan bantuan untuk alokasi tiga bulan sekaligus, yakni April, Mei, dan Juni.
Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan Dialihkan karena Libur 16 Juni 2026? PT Taspen Akhirnya Beri Penjelasan Resmi
Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Karena dicairkan sekaligus, total dana yang diterima mencapai Rp600.000 per KPM.
Di berbagai daerah, sejumlah penerima mengaku saldo bantuan telah masuk ke rekening KKS sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Cara Cek Status Penerima BPNT Secara Online
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerima bantuan, Kemensos menyediakan layanan pengecekan secara daring melalui aplikasi maupun situs resmi Cek Bansos.
Pengecekan dilakukan dengan memasukkan data wilayah domisili dan identitas sesuai NIK KTP. Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan bansos.
Apabila terdaftar sebagai penerima, masyarakat dapat melihat nama penerima, jenis bantuan yang diterima, kategori desil, hingga status proses pencairan bantuan.
Selain melalui aplikasi, layanan serupa juga tersedia di laman resmi Cek Bansos Kemensos yang dapat diakses menggunakan perangkat ponsel maupun komputer.
Status Pencairan Bisa Dipantau Langsung
Salah satu indikator bantuan sedang diproses adalah munculnya informasi status pencairan pada sistem Cek Bansos.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah bantuan masih dalam proses, sudah disalurkan, atau belum masuk dalam daftar penerima pada periode berjalan.
Cara ini dinilai lebih praktis dibandingkan harus datang langsung ke kantor desa atau pendamping sosial hanya untuk memastikan status bantuan.
Data Penerima Terus Diperbarui
Pemerintah saat ini terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pembaruan tersebut membuat daftar penerima BPNT maupun Program Keluarga Harapan (PKH) dapat berubah mengikuti hasil verifikasi terbaru. Warga yang sebelumnya menerima bantuan bisa saja tidak lagi terdaftar apabila sudah tidak memenuhi kriteria.
Sebaliknya, masyarakat yang sebelumnya belum memperoleh bantuan berpeluang masuk sebagai penerima apabila hasil pemutakhiran menunjukkan telah memenuhi syarat.
Karena itu, masyarakat diimbau rutin melakukan pengecekan melalui kanal resmi Kemensos agar memperoleh informasi yang akurat mengenai status kepesertaan BPNT dan program bantuan sosial lainnya.
Editor : Maylanni Diana Fitri