Kuliner Legendaris Blitar Ini Wajib Dicoba Ada Tahu Bumbu hingga Es Pleret yang Masih Bertahan

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Kuliner legendaris Blitar menghadirkan tahu bumbu, soto daging, nasi ampok, es pleret, hingga geti yang tetap menjadi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kota Proklamator. (PINTEREST)
Kuliner legendaris Blitar menghadirkan tahu bumbu, soto daging, nasi ampok, es pleret, hingga geti yang tetap menjadi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kota Proklamator. (SC YOUTUBE)

BLITAR - Kuliner legendaris Blitar menjadi salah satu daya tarik yang membuat wisatawan ingin kembali berkunjung ke Kota Proklamator. Selain dikenal sebagai daerah yang sarat sejarah, Blitar juga memiliki beragam makanan tradisional dengan cita rasa khas yang masih dipertahankan hingga kini.

Berburu kuliner legendaris Blitar dapat menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda. Mulai dari hidangan berat hingga jajanan tradisional, semuanya menawarkan kekayaan rasa yang lahir dari resep turun-temurun dan tetap digemari berbagai kalangan.

Tak sedikit kuliner khas tersebut masih dijual di warung sederhana maupun pusat kuliner lokal. Meski tampil sederhana, cita rasanya mampu memberikan pengalaman kuliner yang autentik bagi para penikmat makanan tradisional.

Baca Juga: Arah Mencari Rezeki Menurut Weton Jawa, Benarkah Menentukan Kelancaran Rezeki? Ini Daftar Lengkapnya

Tahu Bumbu Jadi Sajian Favorit Pecinta Kuliner

Salah satu kuliner yang paling banyak diburu adalah tahu bumbu khas Blitar. Hidangan ini menggunakan tahu goreng setengah matang yang dipadukan dengan lontong, taoge segar, serta taburan daun bawang dan seledri.

Seluruh bahan kemudian disiram menggunakan bumbu kacang berwarna cokelat yang memiliki rasa gurih dengan perpaduan manis dan sedikit pedas. Tambahan kerupuk membuat tekstur hidangan semakin nikmat saat disantap.

Kesederhanaan tampilannya justru menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika tahu bumbu menjadi salah satu menu yang paling sering direkomendasikan bagi wisatawan yang datang ke Blitar.

Soto Daging Berempah dengan Cita Rasa Khas

Pilihan kuliner berikutnya adalah soto daging khas Blitar. Berbeda dengan soto pada umumnya, sajian ini dikenal memiliki kuah kaya rempah dengan potongan daging sapi yang dimasak hingga berwarna lebih gelap.

Aroma rempah yang kuat berpadu dengan kuah hangat menghasilkan cita rasa yang khas. Menu ini menjadi pilihan favorit untuk dinikmati saat cuaca sejuk maupun sebagai menu makan siang.

Selain rasanya yang lezat, harga satu porsinya juga relatif terjangkau sehingga cocok dinikmati berbagai kalangan.

Nasi Ampok Warisan Kuliner Tradisional

Blitar juga memiliki nasi ampok yang menjadi salah satu makanan tradisional khas daerah. Hidangan ini menggunakan nasi jagung sebagai pengganti nasi putih sehingga memiliki tekstur dan cita rasa yang berbeda.

Penyajiannya dilengkapi berbagai lauk seperti urap sayuran, ikan asin, sayur lodeh, serta peyek kacang yang membuat rasa semakin kaya.

Nasi ampok menjadi bukti bahwa masyarakat Blitar telah lama memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai bagian dari budaya kuliner yang tetap bertahan hingga sekarang.

Es Pleret Jadi Pelepas Dahaga

Baca Juga: Arah Mencari Rezeki Menurut Weton Jawa, Benarkah Menentukan Kelancaran Rezeki? Ini Daftar Lengkapnya

Tak hanya makanan berat, Blitar juga memiliki minuman tradisional yang masih populer, yakni es pleret. Minuman ini dibuat dari adonan tepung beras yang dibentuk bulat memanjang, kemudian disajikan bersama santan dan sirup manis.

Perpaduan rasa gurih santan dan manis sirup menjadikan es pleret sangat cocok dinikmati saat cuaca panas. Seiring perkembangan zaman, sejumlah penjual juga mulai menambahkan aneka buah maupun pelengkap lainnya agar tampil lebih menarik.

Meski mengalami inovasi, cita rasa khas es pleret tetap dipertahankan sehingga tidak kehilangan identitasnya sebagai minuman tradisional Blitar.

Geti Masih Bertahan Sebagai Oleh-Oleh Khas

Kuliner legendaris lainnya adalah geti, jajanan tradisional berbahan wijen, kacang tanah, dan gula merah. Kudapan ini memiliki tekstur renyah dengan rasa manis legit yang khas.

Selain menjadi camilan sehari-hari, geti juga sering dijadikan oleh-oleh khas Blitar karena mampu bertahan cukup lama tanpa mengurangi kualitas rasanya.

Tak hanya itu, makanan tradisional ini juga kerap hadir dalam berbagai acara keluarga maupun hajatan sebagai sajian bagi para tamu. Keberadaannya menjadi salah satu simbol kekayaan kuliner lokal yang masih lestari hingga kini.

Lima kuliner tersebut menunjukkan bahwa Blitar tidak hanya memiliki destinasi sejarah yang menarik untuk dikunjungi, tetapi juga menyimpan kekayaan cita rasa yang layak dijelajahi. Perpaduan resep turun-temurun, bahan lokal, serta proses pengolahan tradisional menjadikan kuliner khas Blitar tetap eksis dan dicintai hingga sekarang.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Vitta Cerita
nasi ampok tahu bumbu Blitar soto daging Blitar es pleret kuliner legendaris Blitar