Cara Menghitung Nogo Dino Lengkap Menurut Primbon Jawa, Cek Rumus Naga dan Patine Dina

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Cara menghitung Nogo Dino lengkap menurut Primbon Jawa, mulai dari neptu, arah Nogo Dino hingga patine dina. Simak rumus dan contohnya. (PINTEREST)
Cara menghitung Nogo Dino lengkap menurut Primbon Jawa, mulai dari neptu, arah Nogo Dino hingga patine dina. Simak rumus dan contohnya. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara menghitung Nogo Dino lengkap menjadi salah satu bagian dari perhitungan tradisional Jawa yang masih menarik perhatian masyarakat hingga sekarang. Dalam Primbon Jawa, Nogo Dino atau Naga Dina dipercaya berkaitan dengan kekuatan sebuah hari. Posisi Nogo Dino kemudian ditentukan berdasarkan perhitungan neptu hari dan pasaran.

Cara menghitung Nogo Dino juga berkaitan dengan istilah jayane dina atau kekuatan hari. Masyarakat yang masih menggunakan hitungan weton biasanya mengenal perhitungan ini sebelum melakukan kegiatan penting, seperti bepergian, mencari rezeki, berdagang, pindah rumah, hingga menggelar hajatan.

Dalam pembahasan tersebut, Nogo Dino tidak hanya dihitung untuk mengetahui arah kekuatan hari. Ada pula perhitungan patine dina atau “matinya hari”. Arah patine dina dipercaya perlu dihindari ketika seseorang hendak melakukan kegiatan besar. Berikut rumus yang dijelaskan dalam tradisi tersebut.

Baca Juga: Nogo Dino Hari Ini Menghadap Kemana? Ternyata Arah Ini Dipercaya Harus Dihindari

Kenali Neptu Hari dan Pasaran

Langkah pertama dalam cara menghitung Nogo Dino adalah mengetahui nilai neptu masing-masing hari. Dalam perhitungan yang dijelaskan, Minggu memiliki neptu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, dan Sabtu 9.

Setelah mengetahui neptu hari, langkah berikutnya adalah memahami nilai pasaran. Legi bernilai 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, sedangkan Kliwon bernilai 8.

Nilai hari dan pasaran kemudian dijumlahkan. Sebagai contoh, digunakan Sabtu Legi. Sabtu mempunyai neptu 9, sedangkan Legi bernilai 5. Jika dijumlahkan, hasilnya adalah 14.

Cara Menghitung Posisi Nogo Dino

Setelah memperoleh angka 14, perhitungan Nogo Dino dimulai dari arah timur atau wetan. Urutan arah yang digunakan adalah timur, selatan, barat, dan utara.

Hitungan dilakukan berulang mengikuti urutan tersebut hingga mencapai angka neptu. Untuk Sabtu Legi, urutannya menjadi timur, selatan, barat, utara, kemudian kembali ke timur.

Karena jumlah neptu Sabtu Legi adalah 14, hitungan terakhir jatuh pada arah selatan atau kidul. Dengan demikian, menurut rumus yang dijelaskan dalam video, Nogo Dino Sabtu Legi berada di selatan.

Dalam konsep petungan Jawa, posisi tersebut disebut sebagai kekuatan atau jayane dina. Artinya, arah selatan menjadi posisi Nogo Dino untuk contoh Sabtu Legi.

Cara Menghitung Patine Dina

Selain Nogo Dino, perhitungan dilanjutkan dengan mencari patine dina. Dalam pembahasan Primbon Jawa, patine dina disebut sebagai arah yang sebaiknya dihindari ketika seseorang hendak menjalankan hajat besar.

Contoh yang digunakan tetap Sabtu Legi dengan neptu 14. Pertama, angka 14 digunakan untuk menghitung hari mulai dari Sabtu. Urutannya adalah Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, kemudian kembali ke Sabtu dan seterusnya.

Setelah 14 hitungan, hasilnya kembali jatuh pada Sabtu. Selanjutnya, pasaran Legi juga dihitung sebanyak 14 langkah. Urutannya dimulai dari Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon, lalu kembali ke Legi.

Hasil hitungan 14 pasaran tersebut jatuh pada Kliwon. Dengan demikian, patine dina untuk Sabtu Legi adalah Sabtu Kliwon.

Neptu Patine Dina Menentukan Arah

Setelah mendapatkan Sabtu Kliwon, langkah berikutnya adalah menghitung neptunya. Sabtu bernilai 9 dan Kliwon bernilai 8 sehingga jumlahnya menjadi 17.

Angka 17 tersebut kembali dihitung mulai dari arah timur dengan urutan timur, selatan, barat, dan utara. Setelah seluruh hitungan dilakukan, angka 17 jatuh pada arah timur.

Dengan demikian, berdasarkan contoh dalam video, Sabtu Legi memiliki Nogo Dino di selatan, sedangkan patine dina berada di timur.

Baca Juga: Nogo Dino Hari Ini Menghadap Kemana? Ternyata Arah Ini Dipercaya Harus Dihindari

Jadi, Apa Kegunaan Perhitungan Ini?

Dalam tradisi Jawa, Nogo Dino dan patine dina dapat dijadikan pertimbangan ketika seseorang hendak melakukan aktivitas penting. Misalnya berdagang, mencari rezeki, pindah rumah, boyongan, atau melaksanakan hajatan.

Untuk contoh Sabtu Legi, arah selatan dianggap sebagai posisi kekuatan hari, sedangkan timur merupakan arah patine dina yang dipercaya perlu dihindari.

Meski demikian, perhitungan tersebut merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa. Nogo Dino tidak dapat dijadikan jaminan keberhasilan ataupun kegagalan seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, ikhtiar, perencanaan, kehati-hatian, doa, dan kerja keras tetap menjadi hal utama.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : rois affandi
Patine Dina Nogo Dino cara menghitung Nogo Dino lengkap Sabtu Legi Primbon Jawa