Jawa Timur memang memiliki banyak destinasi wisata alam yang berada di kawasan pegunungan dan hutan. Kondisi tersebut membuat sejumlah air terjun memiliki suasana sejuk dengan pepohonan hijau di sekelilingnya. Beberapa lokasi bahkan menyediakan aktivitas tambahan seperti camping, flying fox, river tubing, hingga outbound.
Daftar tujuh air terjun tersebut dirangkum dari tayangan kanal W TV Global Indonesia yang membahas destinasi air terjun terindah dan terhits di Jawa Timur.
Baca Juga: 16 Petahana Pilkades Serentak Blitar Bertarung Lagi, PKDI Ingatkan Jauhi Praktik Anarki
Coban Pelangi hingga Coban Putri
Air Terjun Coban Pelangi menempati urutan ketujuh. Destinasi yang berada di Kabupaten Malang ini memiliki keunikan berupa kemunculan semburat pelangi dari pembiasan cahaya. Fenomena tersebut tidak terjadi setiap saat dan biasanya dapat terlihat ketika siang hari.
Coban Pelangi berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut dengan tinggi air terjun mencapai 110 meter. Kawasannya dikelilingi pepohonan hijau dan masih berada dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Wisatawan juga dapat mencoba river tubing di sungai sekitar kawasan air terjun atau berkeliling menggunakan kuda. Fasilitas yang tersedia antara lain area parkir, warung, toilet umum, dan spot foto.
Selanjutnya ada Air Terjun Alas Kandung di Tulungagung. Air terjun yang juga dikenal sebagai Grojogan Sewu Alas Kandung ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan kedalaman kolam mencapai 6 hingga 8 meter.
Karena kedalaman tersebut, pengunjung yang tidak bisa berenang perlu berhati-hati dan tidak disarankan langsung masuk ke kolam. Lokasinya berada di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan.
Air Terjun Coban Putri di Kota Batu berada di urutan kelima. Destinasi ini memiliki dua aliran air terjun dengan ketinggian sekitar 15 dan 20 meter. Tebing batu yang tidak beraturan membuat aliran air menyebar ketika jatuh.
Coban Rais dan Coban Rondo
Air Terjun Coban Rais dikenal sebagai salah satu destinasi air terjun yang populer di Kota Batu. Ketinggiannya mencapai sekitar 75 meter dan dikelilingi kawasan hutan yang memberikan suasana teduh.
Selain menikmati air terjun, pengunjung dapat menjumpai berbagai fasilitas wisata, termasuk area parkir, warung makanan, toilet, serta fasilitas pendukung lainnya. Lokasinya berada di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
Berikutnya ada Air Terjun Coban Rondo di Kabupaten Malang. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 84 meter dengan debit air yang disebut mencapai 90 hingga 150 liter per detik.
Derasnya air membuat percikan dapat terasa hingga beberapa meter dari titik air terjun. Kawasan Coban Rondo juga dilengkapi camping ground, wahana permainan, serta fasilitas umum seperti toilet, tempat parkir, tempat ibadah, dan warung.
Baca Juga: 16 Petahana Pilkades Serentak Blitar Bertarung Lagi, PKDI Ingatkan Jauhi Praktik Anarki
Madakaripura dan Tumpak Sewu
Air Terjun Madakaripura di Probolinggo berada di urutan kedua. Destinasi ini memiliki ketinggian sekitar 200 meter dan dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi di Pulau Jawa.
Bentuk kawasan air terjun menyerupai sebuah goa dengan dinding yang melingkar. Sebelum mencapai air terjun utama, wisatawan juga dapat melihat beberapa aliran air terjun lain yang berada di sekitarnya.
Sementara itu, posisi pertama ditempati Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang. Destinasi ini mempunyai formasi aliran air yang melebar menyerupai tirai. Bentuk tersebut membuatnya kerap dibandingkan dengan Air Terjun Niagara.
Sumber airnya berasal dari kawasan Gunung Semeru dan mengalir melalui sejumlah aliran hingga membentuk panorama yang khas. Tumpak Sewu berada di kawasan lembah dan dikelilingi pepohonan hijau.
Keberadaan tujuh destinasi tersebut menunjukkan beragamnya potensi wisata alam Jawa Timur. Setiap air terjun memiliki karakter tersendiri, baik dari ketinggian, bentuk aliran, suasana kawasan maupun aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : Life Experience Channel