JAKARTA - Desa terindah di Indonesia tersebar di berbagai daerah dengan karakter alam dan budaya yang berbeda. Mulai dari desa adat di Bali, kawasan Suku Badui di Banten, perkampungan di lereng Gunung Sumbing, hingga desa di sekitar Gunung Bromo. Selain menawarkan panorama alam, desa-desa tersebut juga mempertahankan tradisi dan kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata.
Keindahan desa di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh lanskap pegunungan, sawah, atau hutan. Kehidupan masyarakat dan budaya yang masih terjaga turut membuat sejumlah desa memiliki daya tarik tersendiri. Berikut tujuh desa yang disebut dalam video TV Kuno sebagai destinasi menarik untuk dikunjungi.
Baca Juga: Taman Kopi Guntang Bandung, Vila Riverside dengan Sungai Jernih dan Suasana Sejuk
Desa Tradisional dengan Alam dan Budaya yang Kuat
Desa Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Desa tradisional ini berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi pegunungan serta hutan alami.
Rumah adat Mbaru Niang menjadi ciri khas utama Wae Rebo. Upaya masyarakat dalam mempertahankan rumah adat dan tradisi melalui gotong royong membuat desa ini memperoleh sejumlah penghargaan yang disebut dalam video.
Berikutnya ada Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali. Desa adat ini dikenal karena masyarakatnya masih mempertahankan budaya tradisional Bali dalam kehidupan sehari-hari. Tata ruang dan arsitekturnya juga berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan lingkungan.
Desa Penglipuran juga dikenal karena upaya masyarakat menjaga hutan bambu. Keberhasilan tersebut membuat desa ini mendapatkan penghargaan serta masuk dalam daftar destinasi berkelanjutan yang disebut dalam video.
Sementara itu, Desa Kanekes di Banten menjadi tempat tinggal masyarakat Suku Badui. Kawasan ini menarik karena kehidupan masyarakatnya masih berpegang kuat pada aturan adat. Suku Badui terbagi menjadi Badui Dalam dan Badui Luar dengan tingkat keterbukaan terhadap dunia luar yang berbeda.
Dari Ubud hingga Nepal van Java
Ubud di Bali juga masuk dalam daftar. Kawasan ini terkenal dengan sawah hijau, air terjun, arsitektur tradisional, serta perkembangan seni dan budaya. Galeri seni hingga pertunjukan musik dan tari menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Berikutnya adalah Desa Temanggung di Jawa Tengah. Di wilayah ini terdapat Dusun Butuh yang dikenal dengan julukan Nepal van Java. Permukiman yang dibangun bertingkat mengikuti lereng Gunung Sumbing menjadi pemandangan yang menarik.
Dari kawasan tersebut, wisatawan dapat melihat hamparan perkebunan hortikultura, pepohonan pinus, hingga panorama Kota Magelang dari kejauhan. Udara yang dingin juga menjadi bagian dari pengalaman berwisata di kawasan tersebut.
Di Jawa Timur, ada Desa Ngadisari yang menjadi salah satu jalur menuju Gunung Bromo. Dusun Cemoro Lawang yang berada di wilayah desa ini menawarkan pemandangan pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.
Dari kawasan tersebut, wisatawan dapat menikmati pemandangan Gunung Bromo dan Gunung Batok, terutama ketika kabut menyelimuti kawasan pegunungan. Hamparan lautan pasir juga menjadi bagian dari panorama yang dapat ditemukan di sekitar jalur menuju Bromo.
Baca Juga: Taman Kopi Guntang Bandung, Vila Riverside dengan Sungai Jernih dan Suasana Sejuk
Nagari Pariangan dengan Pesona Minangkabau
Nagari Pariangan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menjadi desa terakhir dalam daftar. Nagari ini dikenal karena perpaduan alam dan budaya Minangkabau yang masih terjaga.
Lokasinya berada di kawasan perbukitan dengan hamparan sawah dan udara sejuk. Gunung Marapi dan Gunung Singgalang dapat terlihat dari kejauhan, sementara rumah gadang dengan atap khas Minangkabau menghiasi kawasan permukiman.
Tradisi, bahasa, adat, dan berbagai kegiatan budaya juga masih dipertahankan masyarakatnya. Perpaduan antara alam dan kehidupan tradisional tersebut membuat Nagari Pariangan menjadi salah satu desa yang menarik perhatian wisatawan.
Ketujuh destinasi tersebut menunjukkan bahwa desa terindah di Indonesia tidak hanya menawarkan pemandangan untuk dinikmati, tetapi juga pengalaman mengenal budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : TV Kuno