Blitarkawentar.jawapos.com – Dunia digital marketing membuka peluang besar bagi siapa saja untuk meraih penghasilan tambahan. Salah satunya melalui program Shopee Affiliate, yang kini digandrungi banyak kreator konten di Indonesia.
Menariknya, produk rumahan sederhana justru menjadi primadona di Shopee Affiliate. Barang-barang seperti rak, speaker Bluetooth, vacuum cleaner, hingga blender portable terbukti laris manis dan mampu mendatangkan komisi besar bagi para afiliator.
Fenomena ini dibagikan oleh kreator digital Hendra Setyo di channel YouTube miliknya. Ia menekankan bahwa rahasia sukses di Shopee Affiliate bukan hanya soal konsistensi, tetapi juga strategi memilih produk atau yang biasa disebut “winning product”.
Produk Sederhana, Penjualan Fantastis
Hendra membagikan pengalamannya menjual produk-produk rumahan yang sebenarnya terlihat biasa saja. Namun, justru di sanalah peluang besar terbuka. Rak penyimpanan, stand hanger, dan perangkat elektronik kecil untuk kebutuhan rumah tangga mendominasi penjualannya.
“Jangan selalu berpikir produk mahal akan lebih laku. Faktanya, justru barang-barang sederhana yang sering dibutuhkan sehari-hari punya traffic tinggi,” jelasnya.
Ia menunjukkan bukti komisi yang bisa tembus jutaan rupiah per hari hanya dari menjual produk seperti blender portable dan speaker Bluetooth.
Kenali Tren dan Pola Belanja
Menurut Hendra, kunci penting dalam mencari winning product adalah memahami tren belanja masyarakat. Saat ini, konsumen cenderung mencari barang yang praktis, terjangkau, dan menunjang gaya hidup sehari-hari.
Untuk mengetahui tren, afiliator bisa melakukan riset sederhana dengan melihat produk yang sedang ramai dibicarakan di media sosial atau masuk kategori “terlaris” di Shopee.
“Produk yang trending belum tentu harus ikut dijual. Kadang justru produk di luar tren bisa jadi peluang karena pesaing lebih sedikit,” katanya.
Jangan Hanya Mengejar Komisi
Banyak pemula di Shopee Affiliate terjebak pada kesalahan memilih produk dengan komisi besar. Padahal, barang semacam itu biasanya sudah dikuasai akun besar atau brand resmi. Akibatnya, sulit bersaing di traffic.
“Komisi kecil tapi peminat banyak jauh lebih menguntungkan. Kuncinya adalah volume penjualan, bukan nilai komisi semata,” jelas Hendra.
Dengan kata lain, strategi memilih produk harus realistis. Fokus pada barang-barang dengan kebutuhan rutin dan harga terjangkau sering kali menjadi jalan pintas menuju komisi stabil.
Rutin Upload dan Uji Coba Produk
Hendra menekankan pentingnya konsistensi upload konten. Ia mengaku tidak semua produk yang ia promosikan langsung laku. Namun, dari sekian banyak yang diunggah, ada beberapa yang akhirnya meledak di pasaran.
“Upload saja dulu, jangan terlalu dipantengin hasilnya. Biarkan algoritma bekerja. Dari situ nanti kelihatan produk mana yang punya potensi besar,” paparnya.
Ia sendiri membutuhkan waktu hampir tiga bulan untuk menemukan winning product pertama. Setelah itu, penjualannya meningkat pesat.
Manfaatkan Konten Live dan Hashtag
Selain unggahan video pendek, live streaming juga menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan penjualan. Dengan bantuan co-host, interaksi dengan penonton lebih hidup, sehingga mendorong transaksi secara langsung.
Tak kalah penting, penggunaan hashtag viral juga memberi dampak signifikan. Hashtag berwarna kuning di Shopee menandakan produk atau kategori sedang ramai dicari.
“Kalau bisa masuk ke hashtag viral, peluang produk dilirik pembeli lebih besar,” katanya.
Tips Praktis Cari Winning Product
Hendra merangkum beberapa tips sederhana bagi pemula yang ingin sukses di Shopee Affiliate:
-
Mulai dari produk rumahan sederhana – fokus pada barang yang dibutuhkan banyak orang.
-
Lakukan riset tren – cek produk populer di Shopee atau yang sedang ramai di TikTok.
-
Uji coba berbagai produk – jangan takut upload banyak jenis barang, biarkan pasar yang memilih.
-
Jangan hanya pilih komisi besar – utamakan produk dengan traffic tinggi meski komisi kecil.
-
Gunakan hashtag viral dan live streaming – tingkatkan exposure agar produk makin dikenal.
Dengan tips ini, peluang menemukan winning product akan lebih besar dan berpotensi mendatangkan komisi jutaan rupiah per hari.
Dari Nol Hingga Puluhan Juta
Kisah Hendra Setyo membuktikan bahwa siapa pun bisa sukses di Shopee Affiliate, bahkan dari nol sekalipun. Meski dua bulan pertama terasa berat karena sepi traffic, kerja kerasnya kini membuahkan hasil.
Omzet live streaming miliknya kini bisa mencapai Rp30 juta per hari, dengan target menembus Rp50–70 juta ke depan. Semua itu berawal dari kesabaran mencari winning product.
“Affiliate itu bukan instan. Harus ada proses trial and error. Tapi kalau sabar, hasilnya bisa luar biasa,” tutupnya.
Kesimpulan
Fenomena produk rumahan yang laris di Shopee Affiliate menjadi bukti bahwa peluang bisnis digital bisa datang dari hal sederhana. Tidak perlu barang mewah, cukup fokus pada kebutuhan harian yang selalu dicari konsumen.
Dengan strategi tepat, riset tren, dan konsistensi upload, winning product bisa ditemukan. Dari situ, komisi besar bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang bisa diraih siapa saja.
Editor : Anggi Septian A.P.