Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Warga di Blitar Pilih Bonsai Mame Jadi Ladang Cuan, Bisa Dijual dengan Harga Jutaan

Didin Cahya Firmansyah • Minggu, 10 Maret 2024 | 17:11 WIB
INSPIRASI: Rudi Syailendra Widodo, warga Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, menunjukkan berbagai koleksi bonsai miliknya.
INSPIRASI: Rudi Syailendra Widodo, warga Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, menunjukkan berbagai koleksi bonsai miliknya.

BLITAR - Ternyata, tanaman bonsai masih bisa eksis hingga sekarang, hingga dapat dijadikan ladang cuan. 

Hal tersebut dilakoni oleh Rudi Syailendra Widodo, warga Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Dari berbagai pengalamannya bekerja, dia pun lantas berani fokus pada usaha bonsai. “Dulu ada keinginan mandiri tidak bekerja untuk orang lain.

Pada 2018 silam lahirlah Bon Syailendra Art Shop. Konsep display store bonsai yang merupakan satu-satunya di Blitar saat ini,” katanya. 

Dia mengaku, budi daya bonsai dimulai dari membeli indukan kemudian dikembangkan.

Untuk perawatan mulai dari pemupukan, penyemprotan insektisida sebab banyak hama, penggantian media, prunning (pemotongan dahan), hingga pemotongan akar tergantung dari kesuburan bonsai.

“Terkait bibit jarang dijual ecer, biasanya langsung partai karena harganya murah. Biasanya mulai Rp 10 ribu,” jelasnya.

Rudi, sapaan akrabnya, menjual bonsai ukuran mame (tinggi sekitar 15 cm) dan sito (tinggi di bawah 15 cm) minimal di harga Rp 100 ribu hingga jutaan. Tergantung tingkat kerumitan dan ukuran bonsai.

Dia menjelaskan, produksi terbanyak yang dilakukannya adalah ukuran mame. Sebab, minimalis dan cocok menjadi penghias ruangan serta bisa dinikmati semua kalangan.

“Pengiriman terjauh ke Batam dan Timika. Durasi pengiriman terlama sekitar 9 hari,” ujarnya. 

Peminat terbanyak yakni daerah Jawa Barat dan Bali. “Kalau harga sendiri, saat ini rekor keluar dari store di angka Rp 15 juta,” tandasnya.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Melanda Kabupaten Blitar hingga Akhir Bulan Ini

Dia membeberkan, fokusnya kini pada jenis sakura mikro dan anting putri yang merupakan jenis bonsai terpopuler. 

Selain itu, dia menambahkan, ada beberapa kriteria bonsai yang bagus ketika diikutkan kontes.

Meliputi kesehatan, kesan pertama, arah gerak, dimensi, dan proporsi. Akan tetapi, untuk dijual tergantung selera pembeli.(mg1/c1/din)

 

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Ladang Cuan #Kabupaten Blitar #Bonsai Mame