BLITAR-Harga sejumlah komoditas pada awal Ramadan mengalami beberapa perubahan. Termasuk ikan segar yang menjadi opsi lauk masyarakat Blitar. Beberapa jenis ikan segar mengalami kenaikan harga karena kurangnya stok.
Ikan nila merupakan primadona masyarakat Blitar saat ini. Tingginya permintaan ikan jenis nila serta ketersediaan stok kurang mencukupi berimbas pada kenaikan harga ikan tersebut.
Salah satu pedagang ikan segar di pasar ikan Kanigoro, Suyut Riyanto mengatakan, kenaikan harga ikan sudah sekitar seminggu lalu sebelum puasa. Harga ikan nila yang sebelumnya Rp 20 per kilogram (kg), sekarang Rp 35 per kg. “Banyak yang nyari, barang kurang-kurang,” jelasnya.
Baca Juga: Siasati Harga Beras yang Kian Naik, Pedagang Makanan di Blitar Kurangi Porsi Nasi
Diketahui, per Rabu (13/03), harga ikan lele Rp 20 ribu per kg, ikan patin Rp 25 ribu per kg, ikan nila Rp 35 ribu per kg, dan gurami Rp 35 ribu per kg. Harga diperkirakan stabil hingga Hari Raya Idul Fitri.
Pria berusia 50 tahun tersebut menjelaskan, kencangnya angin yang terjadi beberapa hari ini berpangaruh pada kosongnya stok ikan laut. “Ikan laut ini susah. Anginnya kencang. Nelayan cari aman dulu,” ungkapnya.
Dia mengaku, pada awal Ramadan ini pembeli mencapai dua kali lipat dari hari biasanya. Dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, peminat ikan segar kini lebih tinggi.
Ikan segar diperolehnya dari tambak lokal serta pengiriman dari Kota Kediri, Lamongan, Tuban, dan pesisir pantai selatan. “Ikan harus segar supaya kualitasnya terjamin,” pungkasnya. (mg3/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila