Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Meski Diburu untuk Menu Buka Puasa, Harga Gula Merah di Blitar Tetap Stabil

Didin Cahya Firmansyah • Minggu, 17 Maret 2024 | 12:50 WIB
Gula merah
Gula merah

BLITAR - Harga gula kelapa dan gula tebu masih stabil saat memasuki awal Ramadan. Padahal, salah satu pemanis alami yang kerap digunakan pada minuman dan jajanan tradisional tersebut diburu untuk buka puasa. 

Salah satu pengepul gula di Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Muhtarom menjelaskan, kenaikan harga gula merah dan gula tebu sudah terjadi sejak 3 bulan lalu. 

Diketahui, harga setoran dari pengepul gula kini Rp 20 ribu per kilogram (kg). Gula diperoleh dari masyarakat sekitar yang mengolah nira.

Kualitas gula merah dibagi menjadi dua, yakni gula merah murni dan gula merah sayur atau campuran.

“Sudah naik ada sekitar tiga bulan. Setor Rp 20 ribu per kg, jualnya Rp 21 ribu per kg yang murni, gula sayur Rp 16-17 ribu per kg, dan gula tebu dari gilingan sudah Rp 14-15 ribu per kg,” jelasnya.

Kenaikan harga gula dipengaruhi musim. Ketika musim penghujan, harga cenderung naik karena jarang ada sadapan nira.

Pria 65 tahun tersebut mengatakan, meskipun memasuki Ramadan, laju penjualan gula biasanya baru terjadi kenaikan di puasa ke-21 hingga Lebaran.

“Kalau su-dah malam 21, sudah banyak yang produksi jenang sama jajanan. Itu penjualan baru tinggi. 

Untuk konsumsi harian selama puasa kayaknya biasa aja. Pembuat sambal pecel biasanya beli banyak,” pungkasnya. (mg3/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#gula merah #ramadan #harga