Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bisnis Mokas di Blitar Raya Tetap Bergeliat, Sektor-sektor Ini Dukung Aktivitas Jual Beli Masyarakat

Teguh Prasetyo • Kamis, 25 April 2024 | 00:15 WIB
TETAP EKSIS: Tampak mobil berjejer di showroom mokas Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar
TETAP EKSIS: Tampak mobil berjejer di showroom mokas Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

BLITAR - Bisnis mobil bekas (mokas) di Blitar Raya hingga kini masih bergeliat pasca-Covid-19 berlalu. Terbukti, sejumlah showroom mokas tetap bisa menjual dan menambah koleksi dagangan semakin beragam.

“Kalau setelah Covid-19 tentu bisnis mobil mulai pulih berlahan-lahan,” kata owner Aria Jaya Mobil, Agus Widodo, Selasa (22/4/2024).

Dia mengaku, meski belum pulih penuh untuk ekonomi, aktivitas jual beli tetap ada. Lantaran bisnis mokas ini tergantung dengan sektor lain.

Di Blitar Raya ini, sektor pertanian, peternakan, atau usaha-usaha lain sangat mendukung.

Jika sektor-sektor usaha lain tumbuh, otomatis mereka akan mendapatkan pendapatan lebih. “Jadi, bisnis mokas ini tergantung sektor lain,” katanya.

Dia mengaku, ketika orang sudah memiliki tabungan lebih atau pendapatan lebih, maka akan memenuhi kebutuhan tersier. Itu termasuk mobil sebagai penunjang aktivitas. “Harga mobil jika ratusan juta masih bisa diraih,” ungkapnya.

Rata-rata pembelian di Blitar Raya ini sekitar Rp 100 juta-Rp 200 juta karena masuk kelas menengah.

Beda dengan kelas atas yang lebih memilih mobil baru dengan harga lebih tinggi lantaran memang selera dan ketersediaan bujet.

Dia menambahkan, untuk membeli mokas ini selain lebih hemat, perlu ada beberapa hal yang diperhatikan. Yakni, kondisi mesin atau bodi bekas tabrakan atau banjir harus diteliti. Kilometer serta dokumen kelengkapan dicek kembali.

“Kalau di showroom pasti memastikan semuanya itu baik-baik saja, maka lebih untung beli di showroom ketimbang pribadi atau online,” katanya.

Disinggung segmen pembeli, dia mengaku ada beragam konsumen. Mulai dari pegawai negeri sipil (PNS), karyawan, pengusaha, dan lain-lain.

Dia menambahkan, mobil yang dijual di showroom ini merupakan nomor polisi (nopol) Jawa Timur (Jatim).

“Banyak showroom mobil, namun kami memiliki keunggulan dengan kualitas baik serta terjangkau harganya,” pungkasnya. (guh/c1/din) 

 

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#blitar raya #Sektor #mokas #showroom