Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Femi Lestari, Ibu Rumah Tangga Asal Blitar Tekuni Bisnis FnB dan Kreator TikTok, Ini Kunci Konsisten

Muhamad Ilham Baha’udin • Jumat, 28 Juni 2024 | 15:20 WIB

 

 

TANGGUH: Femi Mega Lestari womanpreneur sekaligus konten kreator.
TANGGUH: Femi Mega Lestari womanpreneur sekaligus konten kreator.

BLITAR - Saat ini, semakin banyak kaum hawa yang mau terjun ke dunia bisnis. Kecanggihan teknologi dan peluang bisnis yang beragam, para womanpreneur ini kian memantapkan langkahnya untuk menjadi pebisnis.

Seperti yang dilakoni Femi Lestari, Warga Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ini.

Suasana kafe yang berada di selatan traffic light srengat begitu ramai. Hiruk pikuk pengunjung begitu riuh. Suasana semakin meriah oleh alunan live music dilantunkan oleh sepasang muda-mudi.

Dari kejauhan, tampak seorang wanita muda berjalan menghampiri Koran ini dengan senyum yang mengembang di wajahnya. Ya, dia adalah owner kafe ini, Femi Mega Lestari.

 “Sebetulnya, saya tidak ada basic food and beverage (FnB) sama sekali, kafe ini mulanya ide dari kakak saya yang pernah bekerja di coffee shop. Dibuka sejak 2019, waktu itu saya masih skripsi dan masih pandemi ya, jadi banyak senggangnya,” tuturnya mengawali obrolan.

Wanita kelahiran 1998 ini menceritakan pengalaman awal membuka usaha FnB ini. Benar-benar berangkat dari nol.

Dari ketidak tahuan, serta berbekal kegigihan, dia akhirnya banyak mempelajari hal-hal terkait usaha. Meskipun begitu, dia mengaku enjoy dalam proses yang dilakukan.

“Kalau basic-nya malah saya itu kuliah jurusan Pendidikan Biologi, jadi nggak ada nyambung-nyambungnya. Ya, banyak belajar dari kakak terus kan juga seneng ngafe, dari situ brainstorming-nya. Kayak masakan gitu trial and error sendiri, di ujicoba dulu. Awal buka itu masih belum seluas sekarang, masih sempit,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, alasan memilih usaha kafe bukan bisnis yang lain, sebab saat itu di Kabupaten Blitar, terutama wilayah Srengat masih minim coffee shop, sehingga dia dan kakaknya melirik peluang tersebut.

“Mungkin di Kota Blitar sudah banyak, saat itu mikirnya barangkali sebagai kafe pertama di Srengat bisa booming gitu,” jelas wanita yang kini tengah berbadan dua tersebut.

Dia mengaku, meng-handle karyawan masih menjadi tantangan utama baginya. Lantaran, kebanyakan karyawan yang diterima memang anak muda yang benar-benar baru lulus sekolah, sehingga perlu lebih banyak waktu untuk membimbing.

Selain itu, beberapa di antara karyawan hanya bekerja dalam waktu yang singkat sehingga perlu waktu lagi untuk bonding antarkaryawan.

“Sekarang ada delapan karyawan, kalau mindset saya anak yang mau dibimbing dari nol itu kemauannya untuk belajar tinggi. Jadi kalau ada yang melamar pekerjaan semua diterima, asal satu itu aja kuncinya, mau belajar,” tuturnya.

Persaingan dunia FnB begitu sengit, sehingga dirinya perlu banyak terobosan-terobosan inovatif untuk menggaet minat pelanggan.

Dia mengungkapkan, perubahan selera pelanggan begitu cepat berubah, sehingga perlu menyesuaikan penataan tempat yang nyaman, dan menambah menu-menu terbaru.

“Menurut saya, kalau mau membuka usaha itu kuncinya fokus dan konsisten. Sebab, kebanyakan anak muda kalau membuka usaha itu menggebu-gebu di awal terus di tengah jalan pindah haluan. Alangkah baiknya, kalau sudah settle baru merambah yang lain atau membuka cabang,” ucapnya.

Dari bisnis ini, dia mengaku bisa mendapatkan omzet Rp 15-20 juta per bulan. Meskipun begitu, dia tak hanya berfokus pada bisnis FnB, juga menjadi konten kreator TikTok. Bahkan, dia bisa meraup belasan juta dari program affiliate TikTok.

“Dulu udah jalan di TikTok ya, tapi kan sempat TikTok Shop dilarang. Sekarang mulai fokus lagi.

Awalnya perlengkapan bayi karena saya sedang hamil, dari situ banyak seller perlengkapan bayi yang endorse dan ngasih sampel gratis, karena ini masih merintis lagi belum berani minta fee ke seller,” pungkasnya. (ady)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #Konsisten #dunia bisnis