Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Daffa Claude Goyn, Warga Blitar Raup Cuan dari Budi Daya Iguana, Berawal dari Penasaran Sampai Laku Jutaan Rupiah

Mohammad Syafi'uddin • Kamis, 19 September 2024 | 18:00 WIB
TELATEN: Daffa sedang melakukan perawatan rutin untuk iguana yang dimiliki.
TELATEN: Daffa sedang melakukan perawatan rutin untuk iguana yang dimiliki.

BLITAR - Berawal dari penasaran dengan iguana, Daffa Claude Goy C merasa tertarik untuk mencoba memelihara dan membudidayakan hewan mirip bunglon ini.

Akhirnya, usaha keras dan pantang menyerah justru mendatangkan cuan dari jual beli iguana.

Rasa penasaran boleh-boleh saja, asalkan untuk hal positif. Seperti dirasakan oleh Daffa Calaude Goy C, warga asal Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, yang awalnya tak pernah membayangkan bahwa iguana bakal menjadi ladang cuan yang cukup lumayan. Bahkan, usaha yang telah ia rintis sejak 2013 silam ini semakin banyak diminati masyarakat luas.

Tidak hanya beternak, di sela waktu longgarnya saat bekerja sebagai petugas salah satu bank milik pemerintah, dia sering mengikutkan iguana hasil ternaknya dalam berbagai event perlombaan.

Dalam event inilah, harga jual iguana bisa moloncat hingga belasan sampai puluhan jutaan rupiah karena memiliki belang dan postur bagus.

“Awalnya itu karena melihat iguana kayak hewan eksotis, keren aja. Hewan ini memiliki muka garang, namun pemeliharaannya cukup mudah dan bisa membesar seperti biawak,” terangnya.

Pada awal menetas, hewan berkaki empat ini hanya memiliki panjang 35 sentimeter atau paling panjang bisa sekitar 2 meter.

Selain memiliki ukuran yang cukup besar, hewan ini juga memiliki belang yang tidak kalah unik.

Bahkan, warnanya bisa dicampur aduk hingga menghasilkan corak yang menarik. Inilah yang nantinya juga bisa mengubah harganya.

Sejauh ini, dia sudah memiliki beberapa tipe warna iguana yang menjadi koleksi. Seperti iguana warna hijau, iguana berwarna merah, iguana biru, bahkan iguana albino yang memiliki warna putih berbaur dengan pink dan kuning.

Dari warna-warna tersebut, paling murah ialah iguana berwarna hijau karena paling biasa di pasaran.

Baca Juga: Tercatat Ribuan Orang Keluar dari Kabupaten Blitar, Simak Cara Mengurus Surat Pindah Domisili Asal ke Tempat Baru

Iguana hijau ini di pasaran dibanderol dengan harga harga Rp 250-300 ribu untuk ukuran baby. Kemudian untuk yang paling mahal ialah iguana albino dengan kisaran harga Rp 1 hingga 2,5 juta untuk harga baby.

“Warnanya itu macam-macam dan biasanya saya pasangkan untuk menetaskan warna yang cantik. Sedangkan saat bertelur, hewan berdarah dingin ini bisa menghasilkan 20 hingga 60 butir telur. Saya jual yang baby per ekor laku sekitar Rp 200 hingga Rp 300. Sedangkan yang besar bisa Rp 5 juta hinga Rp 7 juta per ekor. Biasanya kalau betina justru lebih mahal,” akunya.

Selain memiliki keindahan corak warna dan jambul yang unik, hewan ini mudah dalam pemberian makan karena hanya membutuhkan sayuran atau buah-buahn yang ada di sekitar.

Namun, jika musim kemarau harus ada minum yang tersedia di kandang. Durasi pemberian makan biasanya cukup pagi dan sore.

“Hewan ini bisa kita kasih makan buah pepaya, mangga, dan bisa semua sayuran yang biasa dimakan manusia. Bahkan, sayur kangkung yang ada di sungai itu juga mau. Jadi cukup mudah untuk pemeliharaannya,” terangnya.

Untuk sekali makan, hewan ini hanya memerlukan sayuran sekitar ratusan gram tergantung dari ukuran. Bahkan untuk yang kecil hanya membutuhkan beberapa lembar sayur.

Dari 14 indukan, dia hanya menggelontorkan dana pembelian sayur sebesar Rp 4 ribu hingga Rp 10 ribu per hari.

Dari penuturan Daffa, hewan bercorak ini berasal dari negeri Paman Sam, Amerika. Di sana, mereka biasa hidup di alam yang memiliki suhu serupa dengan Indonesia.

Bahkan, peternakan hewan ini dirasa lebih menjanjikan jika dibandingkan dibiarkan di alam. Soalnya untuk pakan pasti aman dan terhindar dari serangan predator. (*/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Ladang Cuan #Daffa Claude Goyn #Kecamatan Sananwetan #iguana #memelihara anjing #Kota Blitar