Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jeli Ambil Inspirasi, Warga Asal Blitar Ini Hadirkan Sandal Custom untuk Jalankan Usaha Mandiri

Yanu Aribowo • Senin, 7 Oktober 2024 | 15:00 WIB

 

CEKATAN: Saiful Anwar saat berkarya di Galeri Omah Kulit Soeya, untuk menghasilkan sandal kulit berkualitas.
CEKATAN: Saiful Anwar saat berkarya di Galeri Omah Kulit Soeya, untuk menghasilkan sandal kulit berkualitas.

BLITAR - Jeli mengambil inspirasi, bisa menjadi kunci menjalankan usaha mandiri, termasuk dalam dunia sepatu dan sandal kulit.

Seperti hadirnya sandal slide atau sandal slop custom, yang bisa membuat pemakainya tampil beda.

Lahirnya sandal unik ini juga tak lepas dari pengalaman sang pembuatnya. Tak hanya untuk pemakaian pribadi, namun juga bisa untuk suvenir tempat usaha atau lembaga.

Sandal custom yang dihadirkan UMKM di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, ini salah satunya sangat cocok dimanfaatkan untuk sandal pribadi.

Tujuannya, agar tidak tertukar ketika ada momen berkumpul dengan banyak orang dan mengharuskan melepas sandal.

Misalnya di lingkungan sekolah atau pondok pesantren, yang memiliki anak didik banyak, sehingga potensi sandal tertukar bisa diminimalisasi.

“Model sandalnya sama, nanti kami custom. Misalnya di pondok pesantren, nanti ada nama pondoknya, terus ada nama santrinya masing-masing,” jelas Saiful Anwar, pemilik Galeri Omah Kulit Soeya.

Sandal yang memiliki identitas pribadi ini untuk mengantisipasi kejadian seseorang yang sembarangan memakai sandal temannya, ketika hadir dalam sebuah pertemuan.

Ternyata ide memberikan identitas pada sandal ini tak lepas dari pengalaman sang pemilik galeri, ketika masih menempuh pendidikan dan tinggal di lingkungan pondok pesantren. “Dari pengalaman itu akhirnya muncul inspirasi membuat sandal slop custom,” jelas pria 37 tahun ini.

Apalagi saat ini model sandal slop sedang digemari oleh berbagai kalangan, karena terlihat lebih santai.

Selain itu, dalam hal pengerjaan sandal jenis ini sangat mudah untuk diberi tambahan logo lembaga maupun nama pemilik sandal.

Dan untuk mewujudkan usaha sepatu dan sandal yang dirintis sejak 2020 lalu, Saiful pernah menimba ilmu dari Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang ada di Sidoarjo. (apr/ynu)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#inspirasi #Kecamatan Talun #usaha mandiri