Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Murah dan Unik, Pecel Legendaris Mbok Ten di Boyolangu Tulungagung Wajib Dikunjungi Pecinta kuliner

Didin Cahya Firmansyah • Jumat, 11 Oktober 2024 | 00:00 WIB
TETAP BERTAHAN: Kelezatan legendaris dari Mbok Ten di Boyolangu sudah ada sejak tahun 1965.
TETAP BERTAHAN: Kelezatan legendaris dari Mbok Ten di Boyolangu sudah ada sejak tahun 1965.

BOYOLANGU-Di sudut Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung setiap pagi hingga siang hari, terlihat sosok sederhana duduk di balik meja kayu kecil. Dialah Suratin warga biasa menyebutnya dengan “Mbok Ten”.

Wanita 78 tahun yang telah puluhan tahun setia menjajakan nasi pecel, salah satu kuliner legendaris khas Tulungagung. Dengan tangan cekatan, ia menyajikan nasi pecel yang dibungkus rapi menggunakan daun pisang, menciptakan cita rasa tradisional yang tidak pernah pudar.

“Saya mulai jualan nasi pecel ini sejak tahun 1965. Harga satu porsinya mulai dari Rp 4.000,” ujar Mbok Ten dengan senyum ramah.

Nasi pecel yang dijajakannya dikenal dengan bumbu kacang yang khas dan gurih, serta sayuran segar seperti bayam, kacang panjang, dan tauge yang disiram dengan sambal pecel yang diolah dari resep turun-temurun.

Keunikan lainnya adalah pembungkus nasi pecel menggunakan daun pisang. Selain menambah aroma khas, daun pisang juga memberi sentuhan tradisional yang semakin menguatkan kesan "tempo dulu" Mbok Ten menambahkan pelengkap seperti tempe goreng, tahu bacem, dan rempeyek kacang yang semakin menambah kelezatan hidangannya.

Nasi pecel Mbok Ten tidak hanya sekadar makanan murah meriah, tapi juga simbol dari ketahanan dan keuletan. Selama hampir 60 tahun, Mbok Ten tetap setia pada pekerjaan ini, menjadi salah satu penjaja kuliner tradisional yang bertahan di tengah kemajuan zaman. Bagi Mbok Ten, setiap porsi nasi pecel yang disajikannya adalah cerminan cinta dan dedikasi untuk melestarikan warisan kuliner.

Warung Mbok Ten yang sederhana, terletak di pinggir jalan Desa Beji, sering kali ramai dikunjungi para pelanggan yang ingin merasakan nostalgia kuliner masa lalu. “Mungkin sederhana, tapi nasi pecel ini penuh kenangan buat banyak orang.

Warung nasi pecel Mbok Ten di Desa Beji adalah tempat yang tepat untuk menikmati cita rasa autentik nasi pecel sambil merasakan nuansa nostalgia kuliner yang telah bertahan lama di tengah perubahan zaman. (arm/din) 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#makanan #nasi pecel #tulungagung #Murah Meriah