Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kendang Sentul, Menghidupkan Desa Santren Sebagai Pusat Kerajinan Kendang di Blitar

Arum Minatin • Rabu, 30 Oktober 2024 | 22:00 WIB
produksi kendang di blitar
produksi kendang di blitar

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Desa Santren, Kecamatan Sentul, Kabupaten Blitar, telah lama dikenal sebagai pusat kerajinan kendang yang berkontribusi besar pada ekonomi dan budaya lokal. Berjarak sekitar tiga kilometer dari Kota Blitar, desa ini terkenal dengan produksi kendang berkualitas tinggi yang telah merambah pasar nasional dan internasional.

Keberadaan industri kerajinan kendang di Desa Santren tak hanya memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, tetapi juga berhasil mengangkat nama desa ini sebagai ikon budaya, baik di tingkat nasional maupun global.

Kendang Sentul, yang diproduksi oleh masyarakat Desa Santren, menggunakan bahan utama kayu mahoni yang diambil dari berbagai daerah di Jawa, seperti Jepara, Blitar, dan kota-kota sekitarnya. Pemilihan kayu mahoni ini bukan tanpa alasan, teksturnya yang halus dan lunak memudahkan proses pembentukan dan pengerjaan, menjadikannya material ideal untuk menghasilkan suara kendang yang khas.

Baca Juga: Menilik Produksi Kendang Jimbe Milik Warga Blitar Saat Ramadhan, Layani Servis dan Utamakan Kualitas Produk

Selain itu, kulit kambing digunakan sebagai penutup salah satu sisi kendang, menciptakan kualitas suara yang jernih dan tahan lama. Kulit kambing didatangkan dari Solo, Yogyakarta, dan Magetan, dengan Solo sebagai pemasok utama berkat kualitas kulitnya yang sangat baik.

Industri kerajinan kendang di Desa Santren berkembang seiring dengan tingginya permintaan pasar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Produk kendang dari Desa Santren saat ini telah diekspor ke berbagai negara, seperti Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia.

Pencapaian ini tidak hanya menguntungkan pengrajin dari segi ekonomi, tetapi juga memperkenalkan seni tradisional Blitar ke kancah internasional. Bahkan, beberapa tokoh musik dunia telah menggunakan kendang Sentul sebagai instrumen pilihan mereka, yang menunjukkan bahwa kualitas kendang Desa Santren telah memenuhi standar dunia.

Baca Juga: Gudang Kendang di Blitar Habis Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebab, Segini Kerugiannya

Di sepanjang jalan Desa Santren, kita dapat melihat deretan mesin bubut kayu yang digunakan oleh para pengrajin dalam proses produksi kendang. Mesin-mesin ini memiliki berbagai ukuran dan modifikasi sesuai dengan kebutuhan produksi setiap pengrajin.

Keterampilan dalam menggunakan alat ini merupakan keahlian yang diwariskan secara turun-temurun, menjadikan produksi kendang di Desa Santren sebagai seni yang khas dan bernilai tinggi. Setiap pengrajin memiliki keunikan tersendiri dalam pembuatan kendang, dari desain hingga teknik finishing, yang memberikan ciri khas pada produk akhir.

Kendang Sentul dari Desa Santren tidak hanya diminati karena kualitasnya yang bagus, tetapi juga harganya yang terjangkau. Para pengrajin di Desa Santren berupaya menjaga harga agar tetap kompetitif, tanpa mengorbankan kualitas.

Hal ini menjadikan kendang Desa Santren sebagai pilihan favorit di berbagai kalangan, dari para pemula hingga profesional dalam dunia musik. Keterjangkauan harga ini juga memungkinkan berbagai kelompok seni dan institusi pendidikan di dalam dan luar negeri untuk menggunakan kendang Sentul dalam kegiatan mereka.

Baca Juga: Dengan Upaya Ini, UKM Kerajinan Tas Talikur yang Ada di Kabupaten Blitar Siap Tembus Pasar Internasional

Keberadaan industri kendang ini telah mengubah wajah ekonomi Desa Santren. Hampir seluruh masyarakat di desa ini bergantung pada industri kerajinan kendang, baik sebagai pengrajin langsung maupun sebagai tenaga tambahan. Setiap rumah produksi di desa ini mampu mempekerjakan sekitar 15 hingga 25 orang, tergantung pada skala usaha.

Dengan menjadikan Desa Santren sebagai pusat kerajinan kendang, masyarakat setempat telah berhasil menjaga dan melestarikan seni tradisional ini. Desa ini tidak hanya memproduksi alat musik, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan lokal dan identitas budaya Blitar.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku industri, sangat diperlukan untuk terus mengembangkan potensi kerajinan kendang Desa Santren. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Desa Santren sebagai pusat kendang nasional dan internasional, serta memastikan kelestarian budaya yang bernilai tinggi bagi generasi mendatang.

Editor : Arum Minatin
#kerajinan blitar #ekonomi #kendang