BLITAR – Kondisi bursa motor bekas di Blitar saat awal tahun masi lesu. Termasuk jelang Lebaran kali ini tergolong sepi.
Bahkan kondisi sekarang ini lebih tidak menguntungkan dibadingkan awal tahun 2024. “Sepi, masih lumayan tahun lalu. Tahun ini benar-benar sepi,” ungkap salah karyawan toko motor bekas, Anas Ganda.
Dia mengaku, belum mengetahui secara persis pemicu bursa motor bekas belum bergeliat. Namun jika dilihat sekarang, memang ekonomi belum benar-benar pulih usai pandemi korona.
Ditambah dengan berbagai kegiatan kenegaraan termasuk pilpres, maupun pileg, ekonomi belum pulih.
Apalagi saat Lebaran, tentu warga akan lebih mementingkan kebutuhan sehari-hari dan anak. “Sebentar lagi musim ajaran baru, kebutuhan untuk anak akan meningkat. Mudah-mudahan ekonomi segera membaik,” tandasnya.
Dia mengaku, biasanya untum musim pembelian motor bekas ini saat panen petani atau peternak. Namun sampai sekarang belum terlihat.
Rata-rata pembelian tiap minggu tidak ada kepastian. “Ya tetap ada, tapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Dari pihak pengelola toko pun tidak tinggal diam. Berbagai langkah dilakukan untuk menambah tingkat pembelian. Termasuk memasarkan lewat online. Harapannya bisa menjangkau konsumen lebih banyak.
Hingga kini jenis kendaraan matik masih jadi primadona untuk konsumen. Sebab memang mudah ketika ingin mengendarai.
Dia menambahkan, berbagai kebijakan dari pemerintah perlu dilakukan untuk membantu sektor ekonomi. Sebab merupakan tanggungjawab negara.
“Dulu masih sering ada bantuan, ya kini belum terlihat. Mudah-mudahan pemerintahan baru ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (jar/din)
Editor : M. Subchan Abdullah