Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Wali Kota Blitar Bakal Rutinkan ASN Belanja dan Makan Siang di Pasar Tradisional, Ini Tujuannya

M. Subchan Abdullah • Senin, 7 April 2025 | 20:30 WIB
BANGKITKAN EKONOMI: ASN membeli sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Pon menjelang Lebaran beberapa waktu lalu.
BANGKITKAN EKONOMI: ASN membeli sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Pon menjelang Lebaran beberapa waktu lalu.

BLITAR  – Berbagai upaya dilakukan untuk kembali meramaikan pasar tradisional yang ada di Kota Blitar. Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar adalah merutinkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk berbelanja di pasar.

Kebijakan ini tidak lain untuk membangkitkan kembali perekonomian pasar tradisional. Sesuai rencana, pemkot bakal menjadwal untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin juga bakal turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebijakan ini berjalan. 

Sebelumnya, pada momen menjelang Lebaran, ASN diimbau untuk membelanjakan tunjangan hari raya (THR) mereka di pasar tradisional. “Ya, saya sudah pantau langsung di pasar. Ini cara kita untuk meramaikan pasar dan menggerakkan ekonomi menengah,” ungkapnya, Senin (7/4/2025).

Ke depan, kebijakan ini tak hanya berlaku saat Lebaran. Pemkot Blitar bakal merutinkan belanja ASN ke pasar tradisional, setidaknya sebulan sekali. Nantinya, setiap OPD akan dijadwalkan belanja secara bergantian. “Biar semua OPD ikut terlibat, tidak hanya di momen tertentu saja,” tambahnya. 

Selain itu, wali kota juga akan mengajak ASN rutin makan siang (maksi) di warung-warung pasar. Menurutnya, cara ini bisa mendongkrak omzet pedagang kecil yang ada di pasar tradisional.

“Kami ingin masyarakat kembali berbondong-bondong ke pasar. Kalau ASN saja belanja dan makan di sana, harapannya bisa menarik lebih banyak pengunjung,” ujar wali kota muda ini.

Dengan strategi ini, Pemkot Blitar optimistis pasar tradisional bisa kembali hidup. Pedagang semakin ramai, ekonomi berputar, dan masyarakat pun ikut merasakan dampaknya. “Kami sangat dukung penuh ekonomi kerakyatan. Ini bukan sekadar program, tapi wujud nyata keberpihakan kepada masyarakat kecil,” pungkasnya.

Untuk diketahui, wali kota mengeluarkan surat edaran kepada seluruh ASN untuk membelanjakan sebagian THR di pasar tradisional. Besaran nilai belanja yang ditetapkan minimal Rp 200 ribu. Hasil belanja tersebut wajib dilaporkan melalui link khusus dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar. (sub/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pasar tradisional #Syauqul Muhibbin #Mas Ibin #belanja alat kesehatan #makan siang #wali kota #Pemkot Blitar #ASN