Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkab Blitar Masih Matangkan Rencana Revitalisasi Pasar Kesamben dan Pasar Garum, Kapan Realisasinya?

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 21 Juni 2025 | 04:34 WIB
HARUS BERSABAR: Kondisi kawasan Pasar Kesamben usai mengalami musibah kebakaran pada 2022 lalu.
HARUS BERSABAR: Kondisi kawasan Pasar Kesamben usai mengalami musibah kebakaran pada 2022 lalu.

BLITAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar tengah mematangkan rencana revitalisasi dua pasar tradisional, yakni Pasar Kesamben dan Pasar Garum.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi mengatakan, Pasar Kesamben menjadi prioritas utama karena kondisinya pascakebakaran pada 2022 lalu. Proses penyusunan detail engineering design (DED) telah dilakukan hingga tahap ketiga dan masih dalam proses penyempurnaan.

“DED Pasar Kesamben ini sudah dibahas tiga kali ini dengan Kementerian PUPR. Saat ini masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan agar bisa segera masuk ke tahap pelaksanaan,” terangnya, saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Jumat (20/6/2025).

Darmadi melanjutkan, target rehabilitasi fisik Pasar Kesamben direncanakan bisa dimulai pada tahun depan. Namun, keputusan final tetap menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Sebab, semua anggaran untuk revitalisasi ini dari pemerintah pusat.

“Setelah DED selesai, nantinya seluruh pelaksanaan pembangunan diambil alih oleh kementerian. Kami di daerah hanya bertugas menyiapkan dokumen pendukung, lahan, dan relokasi pedagang,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Pasar Garum, revitalisasi masih berada pada tahap awal, yakni pembuatan masterplan. Darmadi menyebut posisi pasar yang strategis di tengah kabupaten dan dekat dengan Stasiun Garum menjadi alasan kuat untuk dilakukan penataan ulang.

Tidak hanya itu, revitalisasi di Pasar Garum perlu dilakukan untuk menambah daya tarik masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Karena sampai saat ini, banyak masyarakat yang lebih memilih berbelanja di pasar modern.

“Pasar Garum masih kami godok masterplan-nya. Karena lokasinya strategis, kami harap bisa menjadi pasar percontohan yang lebih modern dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” tambahnya.

Disperindag Kabupaten Blitar optimistis, jika seluruh tahapan berjalan lancar, revitalisasi dua pasar tersebut dapat mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat serta memperbaiki sarana perdagangan di wilayah Kabupaten Blitar. (jar/c1/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#PUPR #Garum #pasar #dinas #Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang #perdagangan #perindustrian #revitalisasi #rencana #Pemkab Blitar #realisasi #kementerian #pasar kesamben