Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Peternak Sapi Blitar Kembangkan Bisnis “Pizza Jowo” dari Resep Sang Istri

Ichaa Melinda Putri • Kamis, 28 Agustus 2025 | 02:00 WIB
Peternak Sapi Blitar Kembangkan Bisnis “Pizza Jowo” dari Resep Sang Istri
Peternak Sapi Blitar Kembangkan Bisnis “Pizza Jowo” dari Resep Sang Istri

BLITAR– Tidak hanya sukses sebagai peternak sapi Blitar, Arif Eko Nugroho juga dikenal dengan kisah unik bisnis kuliner keluarganya. Bersama sang istri, ia mengembangkan brand lokal bernama Doyan Pizza, sebuah usaha pizza rumahan dengan cita rasa khas lidah Jawa.

Menariknya, bisnis ini bermula dari eksperimen sederhana. Sang istri awalnya hanya belajar membuat pizza lewat YouTube. Iseng-iseng mencoba, ia lalu membagikan hasil buatannya kepada tetangga. Tak disangka, respon positif membuat pesanan pertama bermunculan.

Kini, Doyan Pizza sudah dikenal luas di kalangan anak muda Blitar. Mereka menyebut produk ini sebagai “Pizza Jowo” karena cita rasanya yang lebih cocok dengan lidah masyarakat lokal. Toppingnya sederhana, rotinya empuk, namun tetap memikat karena ada sentuhan khas nusantara.

Arif mengaku tidak pernah membayangkan bisa menjalankan bisnis kuliner. Fokus utamanya sejak keluar dari dunia perbankan adalah mengurus ternak sapi. Namun, usaha pizza ini justru tumbuh menjadi ladang rezeki tambahan sekaligus lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

“Awalnya saya kira hanya buat camilan keluarga. Tapi ternyata banyak yang suka, bahkan ada yang pesan untuk acara arisan dan ulang tahun. Dari situlah kami mulai serius,” ujar Arif saat ditemui tim PecahTelur.

Dari segi pemasaran, Doyan Pizza mengandalkan media sosial. Arif dan istrinya rutin mengunggah foto produk, promo, hingga testimoni pelanggan. Cara ini terbukti efektif menarik minat generasi muda Blitar yang gemar mencoba kuliner baru. Harga yang ramah kantong juga menjadi daya tarik tersendiri.

Keunikan Doyan Pizza terletak pada konsep “Jowo Style”. Tidak ada topping mewah seperti salmon atau pepperoni impor. Sebaliknya, mereka mengedepankan bahan lokal seperti ayam suwir, jagung manis, hingga sambal matah. “Kami ingin pizza bisa diterima semua kalangan, bukan hanya menu mahal,” kata sang istri.

Arif sendiri tetap menekankan bahwa usaha ini diniatkan bukan hanya untuk mencari untung. Sebagian keuntungan disisihkan untuk kegiatan sosial, selaras dengan visi hidupnya setelah meninggalkan dunia bank konvensional. Dari ternak sapi hingga bisnis pizza, ia berkomitmen berbagi dengan janda tua dan anak yatim di lingkungannya.

Tidak sedikit warga sekitar yang ikut terbantu. Beberapa tetangga dilibatkan sebagai pekerja produksi dan kurir. Dengan begitu, Doyan Pizza menjadi usaha keluarga yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Meski skala produksinya masih rumahan, Arif berencana memperluas jaringan pemasaran. Ia sedang menyiapkan dapur produksi yang lebih besar, sekaligus mengurus izin usaha agar bisa merambah ke pasar yang lebih luas. “Kalau bisa masuk aplikasi ojek online, jangkauan pembeli pasti lebih besar,” tambahnya.

Bagi Arif, keberhasilan bisnis pizza ini adalah bukti bahwa rezeki bisa datang dari arah yang tak disangka. Dari seorang bankir yang memilih banting setir menjadi peternak sapi Blitar, kini ia juga sukses di dunia kuliner. Semua berawal dari keberanian istrinya mencoba hal baru di dapur.

Ia menegaskan, peran keluarga sangat penting dalam setiap langkah hidupnya. Saat memutuskan berhenti bekerja di bank, sang istri adalah orang pertama yang memberi dukungan penuh. Kini, dukungan itu berbuah manis karena mereka bisa bersama-sama membangun usaha mandiri.

Konsistensi menjaga kualitas juga menjadi kunci. Arif dan istri sepakat tidak akan menurunkan standar meski permintaan sedang ramai. Mereka percaya, kepuasan pelanggan adalah promosi paling efektif. “Kalau enak, orang pasti cerita ke teman. Itu lebih kuat dari iklan berbayar,” ucapnya.

Tak hanya soal bisnis, Doyan Pizza juga menjadi simbol keharmonisan rumah tangga. Di tengah kesibukan mengurus sapi, Arif selalu meluangkan waktu membantu istrinya mengatur pesanan. Kadang ia ikut mengantar langsung, sambil bersilaturahmi ke rumah pelanggan.

Kini, Doyan Pizza telah memiliki pelanggan setia, mulai dari mahasiswa, komunitas motor, hingga keluarga muda. Mereka menyukai konsep pizza rumahan yang simpel namun terasa dekat dengan budaya lokal.

Ke depan, Arif berharap Doyan Pizza bisa menjadi brand kuliner Blitar yang membanggakan. Ia ingin membuktikan bahwa produk lokal tak kalah dengan franchise internasional. “Kalau orang luar bisa bangga dengan pizza mereka, kenapa kita tidak bisa bangga dengan Pizza Jowo?” pungkasnya.

Kisah Arif Eko Nugroho adalah contoh nyata bagaimana keberanian keluar dari zona nyaman bisa membuka jalan baru. Dari kandang sapi hingga dapur pizza, ia membuktikan bahwa bisnis bisa lahir dari niat sederhana, dikelola dengan cinta, dan berkembang menjadi berkah untuk banyak orang

Editor : Anggi Septian A.P.
#blitar #Kecamatan Kanigoro #peternak sapi