Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Makam Bung Karno Blitar

Sarulloh Adi Prayoga • Senin, 29 September 2025 | 19:00 WIB
Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Makam Bung Karno Blitar
Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Makam Bung Karno Blitar

BLITAR KAWENTAR- Tak hanya menyimpan nilai sejarah, kawasan Makam Bung Karno (MBK) di Blitar juga menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat. Pedagang bunga, cendera mata, hingga kuliner menggantungkan hidup dari ramainya pengunjung.

Setiap wisatawan yang datang ke MBK hampir selalu membeli bunga tabur sebagai bagian dari ritual ziarah. Di sekitar pintu masuk, deretan kios pedagang lokal menjual bunga melati, mawar, hingga kenanga dalam paket sederhana. Harga terjangkau, namun perputaran omzet harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Selain bunga, ada pula pedagang suvenir khas Bung Karno. Mulai dari kaos bergambar sang proklamator, miniatur patung, hingga buku biografi dijual dengan harga bervariasi. Produk-produk ini menjadi incaran wisatawan muda yang ingin membawa pulang kenang-kenangan.

Sektor kuliner tak kalah ramai. Dari warung nasi pecel khas Blitar, bakso, hingga jajanan tradisional, semuanya laris diserbu pengunjung. Kehadiran wisatawan dari luar kota jelas menjadi berkah bagi UMKM lokal.

Tak hanya itu, MBK juga mendorong munculnya jasa pendukung, seperti pemandu wisata, fotografer keliling, hingga tukang parkir. Semua saling terhubung dalam ekosistem ekonomi mikro yang tumbuh berkat ikon wisata sejarah ini.

Keberadaan Makam Bung Karno di Blitar tidak hanya menjaga ingatan kolektif bangsa, tetapi juga membuka pintu rezeki bagi masyarakat sekitar. MBK menjadi bukti nyata bagaimana sejarah dan ekonomi rakyat dapat berjalan beriringan.

Editor : M. Subchan Abdullah
#makam bungkarno #sejarah #blitar #UMKM #ir soekarno #kulineran #Makam Pahlawan