BLITAR KAWENTAR - Poco kembali meramaikan pasar ponsel kelas menengah dengan Poco X7 Pro. Smartphone ini menawarkan baterai jumbo 6000 mAh, teknologi pengisian cepat 90W, serta performa chipset Dimensity 8400 yang diklaim lebih bertenaga.
Pasar smartphone mid-range semakin ketat. Setelah sukses dengan Poco X6 Pro, Poco kini meluncurkan Poco X7 Pro yang dibekali dengan peningkatan signifikan di berbagai sektor.
Salah satu pembaruan terbesar ada pada daya tahan. Kapasitas baterai meningkat dari 5000 mAh menjadi 6000 mAh dengan teknologi silikon karbon, sehingga tetap ramping meski berdaya lebih besar. Efisiensinya terlihat jelas: streaming video hanya menghabiskan 6% daya per jam, lebih hemat dibandingkan pendahulunya.
Pengisian cepat juga mengalami peningkatan, dari 67W menjadi 90W. Dengan teknologi ini, Poco X7 Pro mampu mengisi daya 78% hanya dalam waktu 30 menit, dan penuh dalam 42 menit.
Selain baterai, Poco X7 Pro membawa layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate adaptif 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3200 nits, membuat pengalaman outdoor lebih nyaman.
Dapur pacu ditenagai MediaTek Dimensity 8400 dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 512GB. “Dari performa beuhh juga naik juga pak, dari dimensity 8300 menjadi 8400” ucap david gadgetin. Skor benchmark menunjukkan peningkatan 20% dibanding X6 Pro. Namun, kendala suhu tinggi masih menjadi masalah ketika digunakan untuk bermain game berat dalam waktu lama.
Baca Juga: Sekolah di Kota Blitar Mulai Ajarkan Mapel Koding dan AI, Seperti Ini Materinya
Pada kamera, Poco X7 Pro memilih pendekatan realistis. Kamera utama 50MP dengan bukaan lebih lebar menghasilkan foto malam yang lebih natural dibanding X6 Pro. Sayangnya, kamera depan hanya mendukung perekaman 1080p 30fps.
Dengan baterai besar, pengisian cepat, serta performa yang tetap unggul, Poco X7 Pro menjadi opsi menarik di segmen Rp5 jutaan. Meski masih ada kekurangan, seperti iklan dalam sistem, keunggulan daya dan performa membuatnya kompetitif di pasar.
Baca Juga: Geliat Ekonomi Rakyat di Sekitar Makam Bung Karno Blitar
Editor : M. Subchan Abdullah