Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Strategi Berisiko Tinggi yang Bisa Gandakan Modal dalam 10 Menit

Anggi Septiani • Selasa, 7 Oktober 2025 | 03:20 WIB
Strategi Berisiko Tinggi yang Bisa Gandakan Modal dalam 10 Menit
Strategi Berisiko Tinggi yang Bisa Gandakan Modal dalam 10 Menit

BLITAR-Full margin trading kembali jadi perbincangan di kalangan trader. Seorang konten kreator asal Indonesia berhasil mengubah modal USD 200 menjadi USD 700 hanya dalam waktu sekitar 10 menit saat trading di pair XAU/USD (emas).

Dalam video yang diunggah di media sosialnya, sang trader menjelaskan bagaimana dirinya menggunakan strategi full margin — yakni membuka posisi dengan memaksimalkan margin hingga mendekati batas maksimal akun.
Ia mengaku melakukan entry di harga bawah dan memanfaatkan momentum ketika harga emas naik signifikan.

“Saya full margin dengan modal USD 200 dan hasilnya jadi USD 700 dalam 10 menit. Tapi ini bukan tanpa risiko,” ujarnya dalam video yang kini ramai dibahas komunitas trader.

Meski terkesan spektakuler, full margin disebutnya bukan strategi yang bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya, banyak pro dan kontra di kalangan trader mengenai hal ini.

Sang trader menjelaskan bahwa full margin bisa dilakukan asalkan trader memiliki manajemen risiko dan mental yang kuat.
“Kalau 200 dolar saya hilang, saya nggak apa-apa. Tapi jangan semua uang kalian dipakai trading full margin,” katanya.

Ia menegaskan bahwa full margin menjadi berbahaya jika seluruh modal habis dipertaruhkan dalam satu posisi. Risiko yang muncul bukan hanya kehilangan uang, tapi juga tekanan psikologis yang bisa membuat trader panik dan sulit berpikir jernih.

Sebaliknya, jika dilakukan dengan dana kecil yang memang siap rugi, strategi ini bisa menjadi pembelajaran berharga untuk memahami pergerakan harga dan psikologi pasar.

Dalam rekaman layar yang ditampilkan, trader tersebut memperlihatkan analisis teknikalnya. Ia menemukan pola double bottom di time frame 15 menit pada pair XAU/USD.Polanya menunjukkan potensi pembalikan arah naik setelah harga menyentuh dua titik terendah yang hampir sama.

“Waktu itu pattern-nya udah kelihatan bagus. Setelah breakout, saya langsung cicil buy tiga kali. Hasilnya, harga naik signifikan,” jelasnya.

Ia juga membandingkan analisis pada time frame 4 jam untuk memastikan tren jangka menengah tetap mendukung arah bullish.

Dalam video itu juga dijelaskan soal HMR (High Margin Requirement) — aturan dari broker yang membatasi besaran posisi saat terjadi berita ekonomi penting (news).

Kondisi ini membuat trader hanya bisa membuka beberapa posisi kecil meski menggunakan modal penuh.

“Kalau lagi ada news besar, leverage diturunkan otomatis. Jadi, posisi entry-nya terbatas,” terangnya sambil menunjukkan data dari platform trading.

Full margin memang bisa menggandakan modal dalam waktu singkat. Namun, tanpa money management, trader bisa kehilangan semuanya dalam hitungan detik.
Ia mengingatkan agar trader tidak menjadikan trading seperti judi atau permainan untung-untungan.

“Kalau punya uang Rp100 juta, jangan dipakai semua. Cukup 10 persen saja. Trading itu bukan tentang cepat kaya, tapi tentang bertahan lama,” pesannya.

Ia juga menambahkan bahwa di komunitasnya, ia kerap berbagi ilmu dasar trading gratis tanpa janji profit instan.
“Saya nggak pernah kasih sinyal atau janji cuan. Saya hanya berbagi pengalaman — termasuk saat rugi,” ujarnya menutup video.

Fenomena full margin trading menunjukkan dua sisi dunia investasi digital. Di satu sisi, strategi ini bisa memberikan keuntungan fantastis.

Tapi di sisi lain, risiko kehilangan modal pun sangat besar.Bagi trader pemula, pemahaman tentang manajemen risiko dan analisis teknikal seperti pola double bottom atau breakout menjadi kunci agar tidak terjebak euforia keuntungan sesaat.

Editor : Anggi Septian A.P.
#MoneyManagement #TradingForex #FullMargin