BLITAR - Bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia trading dan investasi, aplikasi Bibit bisa menjadi pilihan praktis. Dengan modal mulai dari Rp100.000, investor baru sudah bisa mencoba berinvestasi di reksa dana, obligasi, hingga saham. Seperti yang dijelaskan oleh creator Daerah Hidayat dalam video terbarunya, investasi di Bibit bisa dilakukan dengan cara sederhana tanpa perlu khawatir risiko besar.
Menurut Daerah Hidayat, pengguna baru Bibit bahkan bisa mulai dari Rp10.000 untuk produk tertentu, misalnya reksa dana pasar uang. Salah satu contohnya adalah Scoti Invest Money Market Fund, yang menawarkan return sekitar 5 persen per tahun. Return ini jelas lebih tinggi dibandingkan menabung biasa di bank. “Pasar uang itu salah satu reksa dana yang relatif aman karena nilainya jarang turun, bahkan terus meningkat secara stabil,” jelasnya.
Selain reksa dana pasar uang, Bibit juga menawarkan produk obligasi dengan minimal pembelian mulai dari Rp10.000 hingga Rp1.000.000, tergantung jenis obligasinya. Misalnya, ABF Indonesia Bond membutuhkan minimal investasi Rp1.000.000, sedangkan obligasi lain seperti BNP bisa dimulai dari Rp100.000. Hal ini membuat Bibit fleksibel bagi para investor pemula yang ingin mencoba trading dengan modal kecil.
Tidak hanya reksa dana dan obligasi, Bibit juga menyediakan produk saham. Beberapa saham di platform ini bisa dibeli mulai dari Rp10.000, sementara saham lainnya seperti BNI AM Index atau saham Skorinvest minimal Rp100.000. Dengan ini, investor bisa mulai merasakan pengalaman trading saham tanpa harus mengeluarkan modal besar.
Daerah Hidayat menekankan pentingnya memahami bahwa investasi bukan sekadar menabung, melainkan menempatkan uang pada instrumen yang bisa tumbuh seiring waktu. Contohnya, jika seorang investor menabung Rp100.000 di obligasi atau reksa dana, dalam beberapa bulan atau tahun ke depan nilai investasi tersebut bisa bertambah sesuai imbal hasil. Bahkan, modal Rp100.000 yang dikelola dengan baik bisa menghasilkan keuntungan lebih dari tabungan biasa di bank.
Selain modal awal yang terjangkau, Bibit juga memberikan kemudahan bagi pengguna baru melalui kode referral yang bisa mendapatkan cashback Rp25.000. Cashback ini bisa langsung ditarik atau diinvestasikan kembali, sehingga menambah modal awal untuk trading dan investasi.
Bagi pemula yang khawatir dengan risiko trading, Daerah Hidayat menyarankan untuk memilih instrumen yang aman terlebih dahulu, seperti reksa dana pasar uang atau obligasi. Dengan cara ini, investor bisa belajar memahami konsep trading dan investasi sebelum mencoba saham yang lebih volatil. Prinsip ini sejalan dengan filosofi value investing, yaitu membeli instrumen ketika harga relatif rendah dibanding nilai intrinsiknya.
Selain itu, penggunaan aplikasi Bibit mempermudah investor untuk memantau return investasi secara real time. Semua transaksi bisa dilakukan secara online, mulai dari pembelian reksa dana, obligasi, hingga saham. “Kalau kalian ingin investasi hanya dengan Rp100.000, Bibit sangat memungkinkan. Ini cara mudah untuk mulai trading dan investasi sambil belajar,” ujar Daerah Hidayat.
Investasi melalui Bibit juga membantu membiasakan pengguna untuk rutin menabung dan memantau portofolio. Dengan strategi sederhana ini, pemula bisa mengembangkan kemampuan trading dan mulai merencanakan keuangan jangka panjang.
Kesimpulannya, Bibit memungkinkan siapa saja untuk mulai trading dan investasi dari modal kecil, memanfaatkan reksa dana, obligasi, dan saham yang sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing. Dengan pemahaman risiko yang tepat dan disiplin dalam investasi, pemula bisa menikmati return yang lebih optimal dibandingkan menabung biasa.