Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sidak Tiga SPBU di Blitar, Pertamina Beberkan Langsung Hasil Uji Mutu Pertalite

M. Subchan Abdullah • Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:49 WIB
SESUAI STANDAR: Pertamina dan Hiswana Migas melakukan pengecekan mutu bahan bakar minyak (BBM) yang ada di SPBU Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Blitar, Kamis (30/10/2025).
SESUAI STANDAR: Pertamina dan Hiswana Migas melakukan pengecekan mutu bahan bakar minyak (BBM) yang ada di SPBU Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Blitar, Kamis (30/10/2025).

BLITAR KAWENTAR – Pertamina memastikan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang beredar di wilayah Kabupaten Blitar aman dan sesuai standar.

Pihaknya telah melakukan pengecekan pada tiga SPBU dan hasilnya sesuai mutu atau on spec. Meskipun begitu, kabar ini memengaruhi penjualan.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Region Kediri Anwar Hidayat bersama jajaran Polres Blitar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar melakukan sidak pada SPBU Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, SPBU Kecamatan Talun, dan SPBU Kelurahan Bence, Kecamatan Garum.

“Alhamdulillah, hasil sidak di tiga SPBU hari ini, semuanya aman. Tidak ditemukan adanya kontaminasi air, takaran sesuai, dan hasil pengujian di temperatur juga on spec,” ujar Anwar.

Dia melanjutkan, sidak ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan sejak bulan lalu.

Namun karena munculnya beberapa keluhan dari masyarakat, Pertamina bersama aparat penegak hukum mempercepat agenda sidak sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

Tentu juga untuk memastikan produk BBM di lapangan tetap sesuai spesifikasi.

Anwar tak menampik isu tersebut sedikit berdampak pada penjualan pertalite meski tidak signifikan.

Namun dari pantauannya, konsumen masih tetap banyak yang membeli pertalite maupun pertamax.

Untuk masyarakat yang mengalami kendala setelah mengisi BBM, Pertamina memastikan ada mekanisme pengaduan resmi.

“Kalau ada motor berebet atau mesin bermasalah, silakan langsung melapor ke SPBU tempat pengisian dengan membawa struk transaksi. Kalau tidak ada struk pun bisa ditelusuri lewat CCTV. Bila terbukti karena produk, biaya servis akan diganti,” ungkapnya.

Baca Juga: TIMPORA Kabupaten Blitar Gelar Operasi Gabungan di Greenfield, WNA Ameriksa Statusnya Masih Aman

Dia juga memastikan isu penambahan etanol dalam pertalite tidak benar. Sebab sampai saat ini belum ada arahan atau Surat Keputusan (SK) Dirjen Migas terkait penambahan etanol (E-10).

Maka dari itu, produk pertalite masih murni tanpa tambahan apa pun. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah membuka posko pengaduan konsumen di beberapa wilayah seperti Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk.

“Kalau ada keluhan, masyarakat bisa langsung lapor ke SPBU terdekat. Semua laporan akan ditindaklanjuti,” tuturnya.

Menanggapi isu yang berkembang, Ketua Bidang SPBU Hiswana Kediri, Adi Setyobudi, menyatakan keprihatinannya.

Pihaknya bersama seluruh SPBU di bawah naungan Hiswana Migas terus memperketat pengawasan, mulai dari penerimaan hingga penyaluran BBM kepada konsumen.

Pihaknya sudah bekerja sama dengan instansi terkait untuk membuktikan bahwa rumor yang beredar belum tentu benar dan pengawasan kini dilakukan lebih ketat di semua tahap.

“Mulai dari penerimaan BBM, proses penyaluran, hingga sampai ke konsumen, kami kawal betul. Bahkan, kami langsung menemui beberapa konsumen yang mengaku kendaraannya bermasalah. Walau hasilnya tidak terbukti, kami tetap bersimpati dan membantu,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#sidak spbu #blitar #kediri #campuran etanol #pertalite #hiswana migas #bbm #Aman #Pertamina #keluhan