Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Bahan Pokok di Blitar Stabil Jelang Nataru, Disperindag Klaim Stok Pangan Masih Aman

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 6 Desember 2025 | 19:15 WIB

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI

SANANKULON, Radar Blitar – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memastikan masyarakat dapat menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dengan tenang.

Hal itu menyusul hasil pemantauan yang menunjukkan stabilitas harga pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok di pasar. Ketersediaan stok juga diklaim aman sehingga potensi lonjakan harga akibat permintaan akhir tahun dapat diminimalisasi.

Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi menyatakan, hasil pengamatan rutin di pasar menunjukkan harga komoditas dasar masih terkendali dan tidak mengalami pergerakan signifikan.

"Berdasarkan pengamatan dari kami sampai dengan hari ini (kemarin, Red) di pasar-pasar, harga berbagai macam kebutuhan pokok relatif stabil. Misalnya, harga beras medium berada di kisaran Rp 12.500 per kilogram, MinyaKita Rp 15.700, gula di Rp 16.000, dan telur Rp 29.000 per kilogram," ujarnya.

Darmadi menegaskan, stabilitas harga ini disertai dengan ketersediaan stok yang cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan.

Meskipun harga komoditas pokok relatif stabil, dia menyoroti adanya kenaikan pada harga cabai yang dianggap sebagai satu-satunya pengecualian. Fenomena kenaikan harga cabai dinilainya sebagai dinamika musiman yang sulit dihindari karena faktor cuaca.

"Cabai memang fluktuatif sekali, sangat tergantung musim. Apalagi saat musim hujan seperti ini, cabai itu memang agak sulit panen karena rentan penyakit. Jadi ini memang fenomena yang mesti terjadi setiap tahun, fluktuatif dan pengaruh musim itu sangat berpengaruh," jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi meluas, disperindag terus berupaya melakukan pengendalian harga.

Darmadi menyebut telah menjalin koordinasi intensif dengan dinas terkait yaitu dinas pertanian.

"Kami tetap koordinasi dengan dinas yang terkait dengan pertanian untuk memberikan intensifikasi pertanian. Upaya ini bertujuan memastikan bahwa pasokan cabai, terutama dari sektor pertanian lokal, tetap optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca, sehingga tekanan harga dapat dikendalikan," imbuh Darmadi.

Disperindag Kabupaten Blitar berkomitmen menjaga agar harga komoditas lain tetap stabil, serta mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) atau penimbunan.

Baca Juga: Identitas Pembuang Bayi di Udanawu Blitar Terungkap, Polisi: Pelaku Masih Berstatus Pelajar SMK

Hal itu dinilai dapat mengganggu mekanisme pasar dan justru memicu gejolak harga menjelang perayaan Nataru. (kho/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#blitar #Disperindag kabupaten blitar #harga kebutuhan pokok #bahan pokok #nataru #sembako #stok pangan