BLITAR KAWENTAR - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar melakukan pengawasan langsung terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di sejumlah titik.
Anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Blitar Kota, Mujiono mengatakan, pengawasan tersebut menyasar sejumlah pasar mulai dari Pasar Templek, Pasar Legi, serta distributor sembako Toko Bali Jaya.
“Hari ini kami dari Satgas Pangan Polres Blitar Kota bersama disperindag turun langsung ke lapangan untuk mengantisipasi ketersediaan stok sembako, khususnya beras dan minyak goreng menjelang libur Nataru,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, Mujiono memastikan ketersediaan beras maupun minyak goreng di wilayah Kota Blitar dalam kondisi aman.
Selain itu, harga kebutuhan pokok juga terpantau masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, stok aman dan harga masih sesuai HET. Tidak ada lonjakan harga yang signifikan, sehingga masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang wajar selama Nataru,” jelasnya.
Kepolisian bersama instansi terkait, terang dia, akan terus melakukan pemantauan secara rutin untuk mencegah potensi penimbunan maupun permainan harga.
Menurutnya, kenaikan harga dalam kisaran Rp 100 hingga Rp 200 masih tergolong wajar, mengingat meningkatnya permintaan saat masa liburan.
Mujiono juga memaparkan harga sejumlah komoditas pokok di Kota Blitar saat ini. Di antaranya, beras premium sesuai HET sebesar Rp 14.900 per kilogram, beras medium Rp 13.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp 18.200 per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp 18.500 per liter.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Blitar, Kurnia Nurmala Sari mengaku, hasil sidak di tiga lokasi menunjukkan kondisi pasokan bahan pangan masih terkendali.
“Stok beras, minyak, telur, ayam, hingga komoditas hortikultura masih aman. Dari distributor juga masih terkendali menjelang Nataru,” tegasnya.
Pihak disperindag, beber dia, akan segera menindaklanjuti jika ditemukan keluhan masyarakat terkait harga maupun ketersediaan barang di lapangan.
“Jika ada keluhan harga, kami akan langsung menindaklanjuti. Untuk saat ini, kondisi masih aman dan terkendali,” pungkasnya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah