Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Pemkot Blitar Tetap Buka Pasar Takjil di Lokasi Sama, Pendaftaran Hanya Dibuka Sehari

M. Subchan Abdullah • Jumat, 6 Februari 2026 | 10:30 WIB
SPOT BERBURU TAKJIL: Jalan Kenanga tetap menjadi lokasi Pasar Takjil selama Ramadan. Pendaftaran peserta dibuka Selasa (10/2).  Pendaftaran Peserta Dibuka Sehari dan Diundi
SPOT BERBURU TAKJIL: Jalan Kenanga tetap menjadi lokasi Pasar Takjil selama Ramadan. Pendaftaran peserta dibuka Selasa (10/2). Pendaftaran Peserta Dibuka Sehari dan Diundi

BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan tetap membuka pasar takjil selama Ramadan. Lokasinya tetap dipusatkan di sepanjang Jalan Kenanga atau selatan Alun-Alun Kota Blitar.


Saat ini pemkot dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masih mematangkan persiapan, termasuk kuota pedagang yang berjualan di pasar takjil. Selain di Jalan Kenanga, pasar takjil juga tersebar di sejumlah titik, salah satunya di halaman Pasar Legi.


“Informasi awal, lokasi nanti tetap di sepanjang Jalan Kenanga. Pasar takjil dilaksanakan mulai 18 Februari sampai dengan 19 Maret,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, kemarin (5/2).


Seperti tahun sebelumnya, jumlah peserta atau pedagang yang berjualan di pasar takjil Jalan Kenanga dibatasi. Di Ramadan tahun ini, kuota yang ditentukan sebanyak 200 pedagang.

”Jumlah tersebut terdiri 50 PKL (pedagang kaki lima) existing jualan dan 150 peserta bazar dari PKL serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” jelasnya.


Sebelum itu, disperindag akan membuka pendaftaran peserta pasar takjil terlebih dulu pada Selasa (10/2) mendatang.

Pendaftaran hanya dibuka sehari mulai pukul 08.00 hingga 09.00 sehingga para pedagang atau pelaku UMKM harus benar-benar memanfaatkan waktu pendaftaran. Tempat pendaftaran berlokasi di kantor Disperindag Kota Blitar di Jalan Jawa.


Disperindag memprediksi jumlah pendaftar akan membeludak. Karena itu, pengisian kuota peserta pasar takjil dilakukan dengan sistem undian.

Para peserta yang telah mendaftar nantinya diundi secara terbuka. ”Siapa yang beruntung, dialah yang nanti bisa berjualan di pasar takjil. Sebab, kuotanya kan terbatas. Saya rasa ini sudah adil karena sistem undian sehingga punya peluang yang sama,” ujarnya.


Meski begitu, dia juga akan menyiapkan spot lain untuk menampung pedagang yang tidak dapat jatah berjualan di Pasar Takjil. Rencananya, ruas jalan di tengah Alun-Alun Kota Blitar disiapkan untuk berjualan. ”Ini sebagai alternatif ya, dan kami masih mematangkan konsepnya,” pungkasnya.(sub/c1/ady)

 

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#Ramadan 2026 #umkm blitar #kuliner blitar #Pasar Takjil Blitar #jalan kenanga