Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tiongkok Tetap Jadi Negara Favorit Tujuan Ekspor Pelaku Usaha di Blitar, Ini Faktornya

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 10 Februari 2026 | 12:30 WIB

Tiongkok Jadi Tujuan Pasar Ekspor Total 2025 Tembus Rp 17,9 M
Tiongkok Jadi Tujuan Pasar Ekspor Total 2025 Tembus Rp 17,9 M

BLITAAR KAWENTAR – Produk unggulan asal Kabupaten Blitar terus menunjukkan daya saing di pasar internasional.

Sepanjang 2025, berbagai komoditas tercatat menembus sejumlah negara tujuan ekspor, mulai dari kawasan Asia hingga Amerika Serikat, dengan nilai total ekspor mencapai Rp 17.990.227.397. Tiongkok menjadi salah satu tujuan pasar ekspor terbesar bagi produk asal Kabupaten Blitar.


‎‎Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmadi mengatakan, capaian tersebut menunjukkan produk lokal Kabupaten Blitar tidak hanya diterima di pasar domestik, tetapi juga diminati oleh konsumen mancanegara.

Ragam tujuan ekspor mencerminkan kekuatan produk unggulan daerah yang mampu bersaing secara global.

‎“Produk-produk asal Kabupaten Blitar saat ini sudah masuk ke berbagai negara tujuan ekspor.

Ini menandakan kualitas dan daya saing produk kita masih cukup kuat di pasar internasional,” ujarnya saat dikonfirmasi.


‎Darmadi menjelaskan, Tiongkok menjadi salah satu tujuan pasar ekspor terbesar bagi produk asal Kabupaten Blitar, khususnya komoditas Kendang Jimbe.

Dari dua pabrik Kendang Jimbe, nilai ekspor komoditas tersebut tercatat mencapai lebih dari Rp 14,9 miliar sepanjang 2025, menjadikannya penyumbang nilai ekspor terbesar daerah.


‎‎Selain Tiongkok, pasar Asia Tenggara juga menjadi tujuan penting ekspor. Produk tembakau iris, misalnya, diekspor ke Kamboja dengan nilai lebih dari Rp 1,26 miliar.

Sementara sektor tanaman hias berhasil menembus pasar Hong Kong dan Singapura dengan nilai ekspor mencapai Rp 214,7 juta.

‎‎Tidak hanya kawasan Asia, produk juga mampu menembus pasar Amerika Serikat.

Komoditas furnitur menjadi salah satu produk yang dikirim ke Negeri Paman Sam dengan nilai ekspor mencapai Rp 1,04 miliar sepanjang 2025.


‎‎Darmadi menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong perluasan pasar ekspor dengan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.

Salah satunya melalui pelatihan yang rutin digelar setiap tahun.

‎“Melalui pelatihan ini, pelaku usaha kami dorong agar siap ekspor, baik dari sisi kualitas produk, kemasan, hingga pemenuhan standar pasar tujuan.

Bahkan, produk makanan pun sudah mulai kami fasilitasi agar bisa masuk pasar ekspor,” jelasnya.


‎‎Dengan semakin luasnya tujuan pasar ekspor, disperindag optimistis kontribusi sektor ekspor terhadap perekonomian daerah akan terus meningkat.

Harapannya, semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu menjangkau pasar internasional secara berkelanjutan. (kho/c1/ynu)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#Ekspor Kendang Jimbe #Ekspor Kabupaten Blitar #kendang jimbe #Disperindag kabupaten blitar #Produk Unggulan Blitar