Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ramadan, Harga Cabai di Blitar Diprediksi Terus Merangkak Naik Imbas Hasil Panen Menurun

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 11 Februari 2026 | 10:33 WIB
‎Ramadan, Harga Cabai Diprediksi Melonjak ‎Hasil Panen Turun Dampak Serangan Penyakit
‎Ramadan, Harga Cabai Diprediksi Melonjak ‎Hasil Panen Turun Dampak Serangan Penyakit

BLITAR KAWENTAR – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau mewaspadai potensi lonjakan harga komoditas cabai menjelang bulan suci Ramadan.

Meski pasokan bahan pokok strategis lainnya cenderung stabil, komoditas cabai diprediksi mengalami dinamika harga yang signifikan akibat kendala pada sisi produksi.


‎Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, Fauzia Laame mengungkapkan, prediksi kenaikan harga ini dipicu oleh hasil panen yang diperkirakan menurun.

Hal tersebut merupakan dampak dari serangan penyakit tanaman yang melanda lahan pertanian cabai di wilayah Kabupaten Blitar. ‎

"Cabai diprediksi naik harganya waktu Ramadan karena panenan yang sedikit. Selain itu, tanaman petani juga sedang terserang penyakit," jelasnya.


‎Berdasarkan data pantauan lapangan, sebenarnya terdapat potensi panen raya di wilayah Blitar selatan pada Maret dengan luasan mencapai kurang lebih 7.000 hektare.

Namun, serangan penyakit yang terjadi tepat sebelum masa panen ini dikhawatirkan memengaruhi jumlah pasokan ke pasar secara keseluruhan sehingga memicu kenaikan harga saat permintaan masyarakat meningkat di awal Ramadan.


‎Menyikapi hal tersebut, DKPP terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pangan tetap terkendali.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blitar telah menyiapkan langkah mitigasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan pada 13 Februari mendatang untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting lainnya agar tidak ikut terbebani oleh kenaikan harga cabai.


‎Fauzia juga mengimbau masyarakat menerapkan pola belanja yang bijak selama Ramadan.

"Ada program untuk mengurangi sisa makanan berlebih dan menghindari stok belanja yang boros. Kami berharap warga dapat berbelanja sesuai kebutuhan agar kestabilan stok di pasar tetap terjaga," pungkasnya. (kho/c1/ynu)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#Ramadan 2026 #Harga Cabai Blitar #pertanian blitar #gerakan pangan murah #DKPP Kabupaten Blitar #stabilitas harga