Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Disperindag Kota Blitar Jamin Stok Gas Melon Aman Saat Momen Lebaran, Ini yang Dilakukan

M. Subchan Abdullah • Senin, 23 Februari 2026 | 11:30 WIB

Stok Gas Melon Dijamin Aman Saat Lebaran  Disperindag Koordinasi Pertamina Antisipasi Kelangkaan Tetap Suplai Elpiji hingga Pangkalan
Stok Gas Melon Dijamin Aman Saat Lebaran Disperindag Koordinasi Pertamina Antisipasi Kelangkaan Tetap Suplai Elpiji hingga Pangkalan

BLITAR KAWENTAR - Stok elpiji 3 kilogram alias gas melon di sejumlah pangkalan di Kota Blitar dilaporkan sempat menipis akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang. Salah satunya terjadi di pangkalan elpiji milik Suprabowo yang berlokasi di Jalan Beliton.


Pemilik pangkalan menyampaikan, pasokan elpiji sebenarnya sudah dipesan namun masih harus menunggu antrean pengiriman. Saat elpiji datang, jumlah pembeli dinilai jauh lebih banyak dibandingkan stok yang tersedia.


“Biasanya kami menerima sekitar 27 tabung, tapi sekarang hanya 20 tabung. Begitu datang langsung habis karena pembelinya banyak,” ungkapnya.


Dia menambahkan, harga jual di pangkalan tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung, meski sempat mendengar adanya penjualan di luar pangkalan hingga Rp 23 ribu.


Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, mengatakan telah berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi elpiji tetap berjalan normal. Artinya, stok elpiji 3 kg dijamin aman saat momen Lebaran.

“Kami sudah bersurat ke Pertamina dan alhamdulillah direspons. Selama hari libur dan cuti bersama Lebaran tetap ada pengiriman elpiji ke agen, distributor, dan pangkalan resmi,” katanya.
Parminto menegaskan bahwa dari sisi agen tidak ada pengurangan kuota.

Menurutnya, kelangkaan terjadi murni karena lonjakan permintaan masyarakat. “Biasanya saat hari besar keagamaan banyak keluarga dari luar kota datang, ada kegiatan nyekar, selamatan, dan konsumsi meningkat. Otomatis permintaan tinggi,” jelasnya.


Dia juga mengimbau agar elpiji 3 kilogram digunakan oleh masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Sesuai ketentuan, gas melon 3 kilogram diperuntukkan bagi warga miskin. “Bagi masyarakat yang mampu, kami harap bisa menggunakan elpiji 12 kilogram atau Bright Gas,” pungkasnya.(bud/c1/sub)

Editor : Anggi Septian A.P.
#gas melon #disperindag Kota Blitar #Harga Gas Blitar #parminto #LPG 3 Kg Blitar