BLITAR KAWENTAR - Tim gabungan memastikan keamanan pangan di sejumlah toko modern di Kota Blitar. Yakni lewat inspeksi mendadak (sidak) yang digelar, Kamis (12/3/2026).
Pemeriksaan dan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan makanan yang dijual kepada masyarakat benar-benar aman dikonsumsi.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Endang Purwono mengatakan, sidak dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari polisi, dinkes, laboratorium kesehatan daerah, hingga Satpol PP.
“Tim ini gabungan dari polres, dinkes, labkesda, KLKI, dan satpol PP. Hari ini rencananya ada tiga tempat yang kami kunjungi,” ujarnya.
Salah satu lokasi yang diperiksa adalah toko ritel di kawasan Poyono. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu produk makanan ringan jenis permen yang tidak dilengkapi label.
“Ada beberapa temuan, salah satunya makanan ringan jenis permen yang tidak ada labelnya,” kata Endang.
Selain itu, petugas juga menyoroti penyimpanan beberapa produk makanan yang seharusnya disimpan pada suhu tertentu.
Namun di lokasi tersebut tidak terdapat alat pengukur suhu pada lemari pendingin.
"Juga ada makanan yang harus disimpan di suhu tertentu, tapi tidak dimasukkan," terangnya.
Menurut Endang, beberapa jenis makanan seperti daging seharusnya disimpan pada suhu di bawah 5 derajat Celsius agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.
“Kami sarankan agar di setiap kulkas ada termometernya sehingga suhu penyimpanan bisa dipantau,” jelasnya.
Meski demikian, secara umum kondisi makanan yang dijual di dua lokasi yang telah diperiksa dinilai cukup baik. Petugas tidak menemukan produk kedaluwarsa maupun kemasan rusak.
“Dari dua tempat yang kami periksa hari ini, kemasan rusak maupun produk kedaluwarsa tidak ditemukan,” pungkasnya.(bud/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah