BLITAR KAWENTAR - Fluktuasi harga bahan pangan masih dirasakan pedagang di Pasar Templek. Meskipun Lebaran telah berlalu, namun kondisi harga masih terlihat turun naik.
Sejumlah komoditas mengalami perubahan harga, terutama sayur mayur yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu pedagang pasar, Agus M mengatakan, harga sayur saat ini mengalami kenaikan dari Rp 8 ribu menjadi Rp 10 ribu per ikat. Ini dampat permintaan yang cukup besar saat hari raya beberapa waktu lalu. “Sayur sekarang naik, biasanya Rp 8 ribu sekarang jadi Rp 10 ribu, karena permintaan naik beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Selain itu, je;as dia, harga cabai juga terpantau tidak stabil. Dalam beberapa waktu terakhir, harga buah pedas ini mengalami penurunan namun fluktuatif.
“Cabai sempat Rp 100 ribu, sekarang turun jadi Rp 80 ribu, tapi masih belum stabil,” jelasnya.
Untuk komoditas lain, harga bawang putih berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram (kg), sementara bawang merah sekitar Rp 35 ribu per kg.
Sementara itu, harga beras jenis Koi 77 relatif stabil dan belum mengalami perubahan signifikan. “Rata-rata harga beras dari berbagai jenis masih stabil,” terangnya.
Di sisi lain, harga minyak goreng berada di kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu per liter. Pedagang berharap harga bahan pokok bisa kembali stabil agar daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama pasca-hari Raya Idul Fitri.
“Kami berharap harga stabil, karena kalau harga terlalu naik daya beli juga turun, dan dampaknya pasar sepi,” harapnya.(bud/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah