BLITAR KAWENTAR - Pelaku usaha kuliner muda mulai menghadirkan konsep berbeda di Kota Blitar.
Salah satunya Crush Burger Bar, bisnis berbasis menu daging dan roti handmade.
Baca Juga: Maret Harus Tuntas, Pemkot Blitar Dorong Pengurus Koperasi Merah Putih Genjot Laporan RAT
Usaha yang baru berjalan sekitar tiga bulan ini mulai diarahkan memperkuat identitas sebagai tempat makan, bukan sekadar kafe kopi.
Tren konsumsi di Blitar mulai bergeser.
Baca Juga: 65 KDMP di Kabupaten Blitar Mulai Beroperasi, Apa Fokus Kegiatannya?
Jika sebelumnya kopi menjadi daya tarik utama, kini pelanggan dinilai lebih mencari menu makanan yang kuat sebagai andalan.
Usaha ini menjadi pengembangan dari usaha sebelumnya yang hanya berfokus pada kopi.
Di lokasi baru di timur stadion, konsep diperluas dengan menghadirkan burger sebagai menu utama.
“Sekarang konsepnya lebih ke makanan dulu yang ditonjolkan, baru kopi menyesuaikan,” ujar Rangga Cipta, 27, owner Crush Burger Bar.
Rangga menyebut, diferensiasi produknya terletak pada fleksibilitas pesanan.
Baca Juga: Waspada Ular Masuk Rumah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Pemerhati Ular Blitar
Konsumen bisa menyesuaikan isi burger, mulai dari tambahan keju hingga daging sesuai selera.
Dia juga berencana menghadirkan etalase roti dengan konsep handmade.
Seluruh produksi roti dilakukan sendiri dari dapur di rumahnya.
Meski peluang pasar dinilai terbuka, Rangga mengaku belum berencana ekspansi dalam waktu dekat.
Ia memilih fokus memperkuat konsep dan identitas usaha terlebih dahulu.
“Untuk tahun ini belum kepikiran buka cabang. Masih fokus menguatkan yang ada,” pungkasnya. (bud/ynu)
Editor : Oksania Difa Ilmada