BLITAR KAWENTAR - Menghabiskan akhir pekan di Kota Blitar tidak harus keluar ongkos mahal.
Agrowisata Belimbing Karangsari, Kecamatan Sukorejo, tetap menjadi primadona bagi keluarga yang mencari hiburan murah sekaligus edukatif.
Baca Juga: Progres Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Capai Sekitar 10 Persen, Ini Sejumlah Fasilitasnya
Hanya dengan merogoh kocek Rp 10 ribu untuk tiket masuk, pengunjung sudah bisa berkeliling di bawah rimbunnya kebun seluas 5 hektare.
Daya tarik utamanya jelas pada sensasi petik sendiri.
Baca Juga: Maret Harus Tuntas, Pemkot Blitar Dorong Pengurus Koperasi Merah Putih Genjot Laporan RAT
Berbeda dengan belimbing di pasar, varietas belimbing Karangsari ini punya ukuran jumbo.
Satu buahnya saja bisa mencapai berat 500 gram hingga 800 gram.
Baca Juga: 65 KDMP di Kabupaten Blitar Mulai Beroperasi, Apa Fokus Kegiatannya?
Warnanya kuning kemerahan dengan rasa manis yang konsisten dan kadar air tinggi.
"Sensasinya memang bisa memetik sendiri. Merasakan langsung kesegaran buahnya di tempat sampai puas," ungkap pengurus Agrowisata Belimbing Karangsari, Sumadi.
Tak perlu khawatir soal harga hasil petikan.
Setelah puas memilih buah dari dahan yang rendah, pengunjung cukup menimbang hasil panennya dengan harga Rp 10 ribu per kilogram.
Transaksi pun dilakukan langsung kepada petani yang merawat pohon.
Fasilitasnya terbilang lengkap, mulai gazebo, musala, hingga area parkir yang luas.
Baca Juga: Waspada Ular Masuk Rumah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Pemerhati Ular Blitar
Destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
"Biasanya paling ramai saat Sabtu dan Minggu, terutama rombongan keluarga yang membawa anak-anak untuk belajar pertanian," pungkasnya. (bud/ynu)
Editor : Oksania Difa Ilmada