BLITAR KAWENTAR – DPRD Kota Blitar memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bazaar Blitar Djadoel 2026 yang kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar di kawasan Alun-Alun Kota Blitar.
Event tahunan tersebut dinilai berhasil menggabungkan unsur hiburan, pelestarian sejarah dan budaya, sekaligus menjadi penggerak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui penyelenggaraan Bazaar Blitar Djadoel 2026, ratusan pelaku UMKM mendapat kesempatan mempromosikan sekaligus menjual produk unggulannya kepada ribuan pengunjung yang datang dari Kota Blitar maupun luar daerah.
Kehadiran bazar ini juga diyakini mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda tahunan tersebut, DPRD Kota Blitar kembali membuka stan pameran.
Tahun ini, stan DPRD mengusung konsep perjalanan sejarah Kota Blitar pada masa kolonial yang dikemas melalui dekorasi bernuansa tempo dulu, selaras dengan tema besar Blitar Djadoel.
Baca Juga: BRI Berhasil Tekan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara
Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengatakan, Bazaar Blitar Djadoel telah berkembang menjadi salah satu agenda unggulan yang selalu dinantikan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Blitar Djadoel bukan sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk UMKM lokal," ujarnya.
Syahrul menambahkan, konsep yang diangkat setiap tahun juga mampu memperkuat identitas Kota Blitar sebagai daerah yang kaya akan sejarah, budaya, dan kuliner khas.
Selain menggerakkan sektor ekonomi, Syahrul menilai Bazaar Blitar Djadoel memiliki nilai edukasi yang tinggi.
Konsep yang menampilkan perjalanan sejarah Kota Blitar dari masa ke masa dinilai mampu memperkenalkan kembali sejarah daerah kepada generasi muda.
Baca Juga: Partisipasi di Bazar Blitar Djadoel, Rumah BUMN Terus Pacu UMKM Naik Kelas
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran yang menarik karena dikemas dalam suasana rekreatif sehingga masyarakat dapat menikmati hiburan sambil mengenal perjalanan sejarah dan perjuangan para pendahulu.
Di sisi lain, keberadaan berbagai stan kuliner tradisional juga menjadi sarana promosi kekayaan kuliner khas Kota Blitar kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah.
"Ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus edukasi sejarah bagi generasi muda. Di sisi lain, kuliner khas Kota Blitar juga semakin dikenal masyarakat luas," katanya.
Baca Juga: Toyota Ayla R CVT 2026 Lebih Murah Rp6 Jutaan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Diketahui
Syahrul juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Blitar yang tetap menyelenggarakan Bazaar Blitar Djadoel meskipun saat ini pemerintah dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, keberlangsungan event tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempertahankan agenda budaya yang telah menjadi ikon Kota Blitar.
Karena itu, DPRD berharap Bazaar Blitar Djadoel terus dipertahankan sebagai agenda tahunan dengan konsep yang semakin kreatif, inovatif, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
"Kami berharap Bazaar Blitar Djadoel tetap dipertahankan dan kualitas penyelenggaraannya terus ditingkatkan dari tahun ke tahun agar semakin menarik minat wisatawan," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrul mengajak masyarakat untuk datang langsung ke kawasan Bazaar Blitar Djadoel sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dengan membeli berbagai produk lokal yang dipamerkan.
Ia juga mengundang masyarakat mengunjungi stan DPRD Kota Blitar yang menghadirkan beragam kegiatan menarik.
Selain menyuguhkan aneka kuliner khas, stan DPRD menyediakan kuis berhadiah serta hiburan musik keroncong yang semakin menguatkan nuansa tempo dulu.
Menurutnya, setiap transaksi yang dilakukan masyarakat di bazar akan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal sehingga roda perekonomian daerah terus bergerak.
"Dengan datang ke Bazaar Blitar Djadoel, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga ikut membantu menggerakkan ekonomi pelaku UMKM lokal. Kami juga mengajak masyarakat mampir ke stan DPRD untuk menikmati berbagai kegiatan yang telah kami siapkan," pungkasnya.(sub/ady)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari