BLITAR - Mengembangkan usaha di usia matang bukanlah penghambat untuk meraih kesuksesan finansial. Dukungan dari lembaga keuangan seperti Bank Mandiri Taspen terbukti menjadi angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperluas skala bisnis mereka. Sinergi antara perbankan dan kewirausahaan lokal berhasil menciptakan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Kisah inspiratif ini datang dari Eliana Trisnawati, pemilik rumah produksi Batik Genturan yang berlokasi di Jalan Raya Kondang Nomor 42, Warung Kondang, Cianjur, Jawa Barat. Eliana membuktikan bahwa memulai bisnis berbasis hobi di usia 40 tahun mampu membuahkan hasil luar biasa saat mendapatkan sokongan kemitraan dari Bank Mandiri Taspen.
Langkah strategis yang dihadirkan oleh Bank Mandiri Taspen tidak sekadar berfokus pada penyaluran pembiayaan modal usaha semata. Lebih dari itu, kemitraan terpadu yang diberikan mencakup pendampingan bisnis secara intensif hingga pembukaan akses pasar bagi produk kreatif lokal.
Baca Juga: Kontes Sapi Blitar Bangkit Lagi, Jadi Ajang Dongkrak Nilai Jual Ternak Usai PMK
Suntikan Modal dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
Pada awal merintis bisnis kerajinan batik, Eliana tergerak oleh keinginan kuat untuk menciptakan karya produktif yang bermanfaat hingga masa tua. Ketika kebutuhan akan kucuran modal kerja makin mendesak seiring meningkatnya permintaan pasar, ia memutuskan untuk menjalin kerja sama resmi dengan pihak perbankan.
Keputusan bermitra dengan pihak bank terbukti menjadi titik balik penting dalam perjalanan usahanya. Selain menyalurkan fasilitas kredit modal kerja yang fleksibel, lembaga perbankan ini aktif memberikan berbagai pelatihan manajemen usaha guna memastikan omzet dan volume produksi Batik Genturan terus berkembang secara konsisten.
Suksesnya pembinaan ini juga didukung oleh program promosi produk yang gencar dilakukan. Pihak bank rutin menjembatani pemasaran batik khas Cianjur tersebut ke cakupan pasar yang jauh lebih luas, sehingga merek lokal ini makin dikenal masyarakat luas.
Baca Juga: Kontes Sapi Blitar Bangkit Lagi, Jadi Ajang Dongkrak Nilai Jual Ternak Usai PMK
Mewujudkan Bisnis Produktif Berbasis Hobi di Usia Purnatugas
Memulai rintisan usaha di usia 40 tahun memberikan keuntungan tersendiri dari segi kematangan mental dan perencanaan bisnis. Menurut Eliana, menjalankan bisnis yang berakar dari kegemaran atau hobi pribadi membuat setiap hambatan dan tantangan operasional terasa jauh lebih ringan untuk dilalui.
Hasil yang diperoleh saat ini bahkan diakuinya telah melampaui ekspektasi awal saat pertama kali mendirikan rumah produksi. Pertumbuhan kapasitas produksi dan peningkatan omzet penjualan menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara semangat kewirausahaan dan dukungan perbankan mampu melahirkan kemandirian ekonomi yang kokoh.
Kisah sukses Batik Genturan Cianjur ini menjadi contoh nyata peran aktif Bank Mandiri Taspen dalam mendukung program wirausaha bagi masyarakat maupun nasabah pensiunan. Lewat pendampingan berkelanjutan, para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga bekal keterampilan agar usahanya terus naik kelas dan berdaya saing tinggi.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Bank Mandiri Taspen