IHSG Menguat Drastis 2,07 Persen Usai Sentuh Titik Terendah 5 Tahun Terakhir, Simak Rincian Transaksi Saham dan Kurs Rupiah Terbaru

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 16:13 WIB
rupiah
rupiah

JAKARTA -  Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan signifikan sebesar 121 poin atau 2,07 persen ke level 600,66 pada Jumat, 12 Juni 2026. Lonjakan tajam ini berhasil memulihkan kondisi pasar setelah sebelumnya IHSG mengalami tekanan mendalam hingga sempat menyentuh level 5300-an yang menjadi titik terendah dalam lima tahun terakhir.

Kronologi Penguatan IHSG dan Dominasi Zona Hijau. Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada akhir pekan terpantau sangat tinggi dengan dukungan dominasi saham di zona hijau. Tercatat sebanyak 615 saham mengalami penguatan, 108 saham melemah, serta 93 saham lainnya berada dalam posisi stagnan.

Lonjakan IHSG ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap pasar saham domestik secara keseluruhan. Kondisi tersebut memberikan angin segar bagi para pelaku pasar setelah melalui pekan yang penuh dengan tekanan jual yang cukup dalam.

Baca Juga: Hari Rabu untuk Potong Rambut dan Kuku: Benarkah Bisa Memengaruhi Sifat Menurut Tradisi?

Volume perdagangan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia mencapai 35,14 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi menembus lebih dari 2,3 juta kali. Nilai transaksi total selama periode tersebut sukses menyentuh angka fantastis hingga Rp19,97 triliun.

Besarnya aktivitas perdagangan ini turut mendongkrak kapitalisasi pasar domestik secara signifikan. Berdasarkan data resmi, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.582,56 triliun pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Baca Juga: Hari Minggu untuk Potong Rambut dan Kuku: Benarkah Bisa Menghilangkan Keberkahan Menurut Tradisi?

Pemulihan pasar keuangan domestik juga merembet pada penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Sabtu pagi, 13 Juni 2026. Rupiah berada di level Rp17.779 per dolar Amerika Serikat, yang menunjukkan penguatan sebesar 18,5 poin atau 0,71 persen dari perdagangan sebelumnya.

Kurs referensi Bank Indonesia atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan posisi rupiah pada angka Rp17.921 per dolar Amerika Serikat. Analis menilai bahwa penguatan rupiah serta rebound IHSG ini dipengaruhi oleh membaiknya sentimen investor global dan domestik, terutama berkat optimisme peluang tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong aliran dana kembali masuk ke pasar keuangan.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
nilai tukar rupiah Saham gabungan Kapitalisasi pasar ihsg hari ini bursa efek indonesia