ULET: Zaki Kurniawan menyiapkan pesanan coklat untuk pelanggan di tokonya, kemarin.
BLITAR KAWENTAR - Zaki Kurniawan, anak muda asal Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, memilih jalur usaha untuk membangun kemandirian ekonomi.
Di usia 26 tahun, Zaki merintis usaha olahan cokelat sejak 2023.
Dari ketertarikannya terhadap komoditas kakao, ia kemudian mencoba mengembangkan biji kakao menjadi produk olahan cokelat.
Baca Juga: 10 Alasan Samsung Galaxy A07 Layak Dibeli, HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Lengkap
Usaha Zaki Kurniawan tersebut tidak dibangun secara instan. Sejak awal, ia memperhatikan kualitas bahan baku yang digunakan.
Biji kakao yang diperoleh terlebih dahulu dipilih dan dipilah untuk memastikan bahan yang digunakan sesuai dan memiliki kualitas baik.
Dari proses tersebut, Zaki Kurniawan kemudian melahirkan produk yang diberi nama Cokelat Seren.
Baca Juga: Pesulap Merah Ditantang Buktikan Santet, Berujung Klaim Kabur dan Tantangan Rumah Cash
Baginya, pemilihan bahan baku menjadi salah satu tahapan penting karena kualitas biji kakao akan berpengaruh terhadap proses pengolahan selanjutnya.
Zaki mengatakan, ketertarikannya terhadap komoditas kakao menjadi salah satu alasan dirinya mulai menekuni usaha olahan cokelat. Ia kemudian mencoba mengembangkan biji kakao yang diperoleh menjadi produk cokelat.
Namun, proses pengolahan tidak dilakukan begitu saja. Biji kakao terlebih dahulu dipilih dan dipilah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan bahan baku yang sesuai dengan standar kualitas yang diinginkan.
“Sejak awal kami memang mencoba memperhatikan bahan bakunya. Biji cokelat, kami pilih dan pilah terlebih dahulu, mana yang sesuai dan memiliki kualitas yang baik,” terang Zaki.
Menurutnya, tahapan pemilahan bahan baku tidak bisa dilewatkan. Biji kakao yang memiliki kualitas sesuai akan menjadi bagian penting dalam proses pengolahan berikutnya.
Baca Juga: Honda Jazz GK5 2018 Masih Jadi Incaran, Harga Rp250 Jutaan Punya Fitur dan Gaya Menarik
Dari proses memilih dan memilah tersebut, kemudian lahirlah Cokelat Seren sebagai produk olahan yang dikembangkan Zaki.
Menjalankan usaha sejak 2023 membuat Zaki mendapatkan berbagai pengalaman baru. Merintis usaha di usia muda, menurutnya, bukan perkara yang bisa dilakukan secara instan.
Selain harus memahami proses produksi, seorang pelaku usaha juga perlu belajar membaca kebutuhan pasar.
Kualitas produk pun harus tetap dipertahankan agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang.
“Namanya merintis usaha pasti ada proses belajar. Tidak hanya soal membuat produknya, tetapi juga bagaimana usaha ini bisa berjalan dan terus berkembang,” jelasnya.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Zaki dalam mengembangkan usaha cokelatnya.
Baca Juga: Beli Rumah atau Tanah Sertifikat Atas Nama Almarhum? Ini Proses dan Syaratnya
Ia belajar menghadapi berbagai persoalan yang muncul selama menjalankan bisnis.
Pilihan untuk menjadi pengusaha memberikan pengalaman berbeda bagi Zaki dibandingkan sekadar mencari pekerjaan.
Sebagai pemilik usaha, ia harus berhadapan langsung dengan berbagai persoalan, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga pemasaran.
Menurut Zaki, menjalankan usaha sendiri membuat pengalaman yang didapat terasa berbeda dibandingkan ketika bekerja dengan orang lain.
Ia dapat merasakan secara langsung proses membangun dan menjalankan usaha dari awal.
“Lewat usaha sendiri, juga pengalamannya beda dengan bekerja dengan orang lain,” tuturnya.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 Kapan Cair? Ini Penjelasan soal Rapel
Bagi Zaki, kemandirian ekonomi anak muda tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Keberanian untuk mencoba menjadi salah satu langkah awal yang penting.
Ia juga menilai konsistensi dalam menjalankan pilihan menjadi bagian dari proses membangun usaha.
Baca Juga: SUV di Bawah Rp100 Juta, Ini 3 Pilihan Bekas yang Masih Terlihat Mewah
Berbagai hal yang ditemui selama perjalanan usaha dapat menjadi bahan pembelajaran untuk terus berkembang.
“Yang penting berani memulai dulu. Setelah itu, banyak hal yang harus dipelajari dari perjalanan usaha,” pungkasnya.
Perjalanan Zaki Kurniawan merintis usaha Cokelat Seren menunjukkan bahwa membangun usaha membutuhkan proses.
Baca Juga: Gunung Kawi Malang Bukan Sekadar Tempat Pesugihan, Juru Kunci Ungkap Tradisi dan Tujuan Peziarah
Mulai dari memilih bahan baku, mengolah produk, memahami kebutuhan pasar, menjaga kualitas, hingga memikirkan pemasaran, seluruhnya menjadi pengalaman yang harus dipelajari secara bertahap. (*/c1/ady)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari