JAKARTA - Gaji ASN 2027 belum mendapatkan kepastian dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengatakan rencana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara masih dalam pembahasan awal di internal pemerintah dan belum sampai pada keputusan final.
Keterangan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pemerintah hingga kini belum menetapkan apakah akan ada penyesuaian gaji ASN secara menyeluruh pada tahun anggaran 2027.
Purbaya juga mengakui bahwa isu mengenai kenaikan pendapatan ASN menjadi salah satu hal yang banyak ditanyakan masyarakat. Pertanyaan tersebut bahkan kerap muncul di kolom komentar media sosial miliknya, termasuk TikTok.
Namun, tingginya perhatian publik belum diikuti keputusan resmi pemerintah. Pembahasan mengenai gaji ASN 2027 disebut belum dilakukan secara mendalam.
Baca Juga: Guest House Faras di Srengat, Penginapan Unik Bernuansa Sejarah dengan Perpustakaan
Belum Ada Keputusan Kenaikan Gaji ASN
Pemerintah saat ini masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan kebijakan anggaran 2027. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kapasitas penerimaan negara.
Karena itu, rencana kenaikan gaji ASN belum dapat dipastikan. Purbaya menegaskan bahwa keputusan mengenai kebijakan tersebut belum final.
"Keputusan resminya belum ketok palu," demikian pernyataan yang tercantum dalam transkrip.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai kenaikan gaji ASN 2027 masih berada pada tahap pembahasan. Belum ada angka kenaikan yang dapat dipastikan berdasarkan keterangan tersebut.
ASN juga belum mendapatkan kepastian mengenai kapan penyesuaian pendapatan akan diberlakukan apabila nantinya pemerintah memutuskan adanya kenaikan. Hal itu karena keputusan kebijakan secara keseluruhan masih belum ditetapkan.
Anggaran Guru Jadi Bagian Berbeda
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah membahas anggaran pendidikan untuk 2027. Salah satu komponen yang masuk dalam pembahasan adalah tunjangan profesi guru atau TPG.
Alokasi tersebut mencakup tunjangan profesi untuk 1,3 juta guru non-PNS dan 1,7 juta guru ASN.
Meski terdapat alokasi TPG bagi jutaan guru, Purbaya menegaskan program tersebut tidak sama dengan kebijakan kenaikan gaji ASN secara menyeluruh.
Dengan demikian, tunjangan profesi guru tidak bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa seluruh ASN akan mendapatkan kenaikan gaji pada 2027. Kedua kebijakan tersebut berada dalam konteks anggaran yang berbeda.
Pemerintah masih melihat kemampuan penerimaan negara sebagai salah satu pertimbangan utama. Kapasitas tersebut diperlukan untuk menopang berbagai kebijakan yang masuk dalam prioritas anggaran.
Baca Juga: Guest House Faras di Srengat, Penginapan Unik Bernuansa Sejarah dengan Perpustakaan
Target Penerimaan Pajak 2027
Dalam transkrip disebutkan pemerintah menargetkan penerimaan pajak pada 2027 tumbuh hingga 12 persen atau mencapai angka Rp2,5 triliun.
Target penerimaan pajak tersebut diharapkan dapat menopang berbagai kebijakan prioritas pemerintah. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan, target penerimaan tersebut belum berarti otomatis menetapkan kenaikan gaji ASN.
Untuk saat ini, posisi kebijakan gaji ASN 2027 masih menunggu proses pembahasan pemerintah. Besaran kenaikan maupun kepastian pelaksanaannya belum diumumkan.
ASN dan masyarakat yang menantikan perubahan pendapatan pada 2027 karena itu masih perlu menunggu keputusan resmi pemerintah. Selama belum ada keputusan final, informasi mengenai nominal kenaikan gaji ASN sebaiknya tidak dianggap sebagai ketetapan.
Pemerintah akan terus memantau kapasitas penerimaan negara sebelum menentukan kebijakan anggaran. Dengan kondisi tersebut, kepastian mengenai gaji ASN 2027 masih menjadi bagian dari pembahasan pemerintah dan belum sampai pada tahap keputusan akhir.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : suaradotcom