JAKARTA - Usaha modal kecil dinilai tetap realistis untuk dimulai di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, asalkan pelaku usaha mampu membaca kebutuhan pasar, memulai secara bertahap, dan mengendalikan stok serta arus kas. Bagi calon pengusaha, besarnya modal bukan satu-satunya penentu keberhasilan bisnis.
Hal itu dibahas dalam program Grigo Business Corner yang mempertemukan Mas Sanggit dengan Pak Gregio untuk membicarakan strategi memulai usaha bagi pelaku UMKM dan calon pengusaha pemula. Pembahasan menggunakan konsep 5W1H, mulai dari menentukan alasan memulai usaha, target konsumen, lokasi, waktu memulai, hingga cara menjalankannya.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Paling Murah Rp19 Jutaan, Ini Daftar Harganya
Menurut Pak Gregio, kondisi ekonomi yang sulit justru mendorong masyarakat untuk lebih kreatif. Namun, banyak orang melakukan kesalahan karena hanya berjualan tanpa strategi.
“Sekarang jualan itu sama dengan solusi ditambah kepercayaan, ditambah pengalaman,” kata Pak Gregio dalam percakapan tersebut.
Ia menjelaskan, calon pengusaha tidak seharusnya langsung berpikir untuk menjual produk kepada semua orang. Usaha modal kecil justru perlu memiliki target yang lebih spesifik dengan melihat kebutuhan masyarakat di sekitar.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Masih di Bawah Rp20 Juta, Ini Sosok Vega Force
Salah satu caranya adalah melakukan survei sederhana. Pelaku usaha dapat mengamati siapa yang sering membeli, masalah apa yang mereka hadapi, serta kebutuhan apa yang paling sering muncul di lingkungan sekitar.
Target pasar juga bisa dilihat berdasarkan karakter konsumennya. Karyawan, misalnya, dapat memiliki kebutuhan terhadap makanan yang praktis. Sementara ibu rumah tangga dapat mencari solusi yang hemat. Anak muda memiliki kebutuhan yang berbeda lagi.
Karena itu, menurutnya, usaha kecil bukan semata-mata mencari pasar yang besar, tetapi menemukan kelompok konsumen yang memiliki kebutuhan kuat terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Masih Dijual di Bawah Rp20 Juta, Ini Sosoknya
Mulai Kecil dan Tes Pasar
Dari sisi lokasi, perkembangan teknologi membuat usaha tidak selalu membutuhkan toko fisik. Pelaku usaha dapat memanfaatkan WhatsApp, TikTok, Instagram, maupun komunikasi lokal untuk menjangkau konsumen.
Pak Gregio juga menekankan pentingnya belajar menggunakan platform digital. Bahkan, usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Ia mencontohkan dirinya yang masih terus memperbarui pengetahuan meski sudah berusia 72 tahun.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026, Harga OTR Jakarta Mulai Rp19 Jutaan
Untuk waktu memulai, calon pengusaha juga tidak disarankan menunggu modal besar atau kondisi ekonomi benar-benar stabil. Menurutnya, usaha dapat dimulai sekarang, tetapi dalam skala kecil.
Salah satu cara yang disebutkan adalah menggunakan sistem preorder, titip jual atau konsinyasi, hingga menjadi reseller. Cara tersebut dapat membantu calon pengusaha melakukan tes pasar tanpa harus menumpuk stok.
“Jangan nunggu siap karena siap itu datangnya setelah mulai,” ujarnya.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Lengkap dengan Harga Mulai Rp19 Jutaan
Dalam menjalankan usaha, risiko juga dapat ditekan dengan memilih produk yang perputarannya cepat. Makanan, minuman, dan snack disebut sebagai contoh produk fast moving karena memiliki potensi repeat order dan perputaran uang yang lebih cepat.
Selain produk, orang yang memiliki keterampilan juga dapat memanfaatkannya sebagai peluang usaha. Contohnya jasa editing, admin online, jasa titip, cleaning service, hingga laundry kecil.
Lima Fondasi Pengusaha Pemula
Pak Gregio menyebut ada lima fondasi yang penting bagi pengusaha pemula. Pertama adalah mindset. Bisnis harus dipandang sebagai proses, bukan cara mendapatkan hasil instan.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Rp231 Juta, Ini Spesifikasi dan Perubahannya
Kedua, memahami masalah dan kebutuhan konsumen sebelum menentukan produk. Prinsipnya, jangan hanya menjual sesuatu yang disukai sendiri, tetapi menawarkan sesuatu yang memang dibutuhkan orang.
Ketiga adalah konsistensi. Menurutnya, jualan sepi pada awal usaha merupakan hal yang bisa terjadi. Namun, pelaku usaha perlu mencari akar masalah dan tidak berhenti begitu saja.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Rp258 Juta, Angsurannya Mulai Rp2,8 Juta
Keempat adalah membangun kepercayaan melalui testimoni, kejujuran mengenai produk, respons yang cepat, serta menunjukkan proses usaha secara transparan.
Kelima adalah membuat sistem sederhana. Pencatatan uang masuk, uang keluar, data pelanggan, hingga cara kerja yang sederhana sudah termasuk sistem yang penting bagi usaha kecil.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Terungkap, Kredit Mulai Rp2,8 Juta
Pembahasan kemudian berlanjut pada pengelolaan stok. Barang kebutuhan harian seperti beras, telur, minyak, gula dan tepung disebut sebagai fast moving. Sementara barang dengan kebutuhan bulanan memiliki perputaran berbeda, sedangkan produk musiman perlu disiapkan sesuai momennya.
Karena itu, seluruh barang tidak bisa diperlakukan dengan cara yang sama. Stok juga sebaiknya tidak ditentukan berdasarkan perasaan, tetapi berdasarkan data penjualan.
Untuk menjaga keamanan stok, Pak Gregio memberikan contoh sederhana. Jika beras terjual rata-rata 20 kilogram per hari, stok pengaman dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekitar tiga sampai tujuh hari.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 di Jawa Tengah Rp228 Juta, Kredit 0 Persen Bisa Dicicil
Ia juga mengingatkan bahwa arus kas atau cash flow lebih penting daripada sekadar memiliki banyak barang. Stok yang terlalu banyak dapat membuat uang tertahan di rak dan sulit berputar.
Dalam menghadapi kelebihan maupun kekurangan stok, kuncinya adalah menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Pelaku usaha perlu memantau penjualan harian, tidak berbelanja berdasarkan perasaan, serta cepat mengambil keputusan untuk melakukan restock atau menghentikan pembelian.
Menurut Pak Gregio, keberhasilan usaha pada akhirnya bukan hanya ditentukan kemampuan menjual. Pengusaha perlu mampu membaca situasi dan beradaptasi dengan perubahan.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 di Jawa Tengah Rp276 Jutaan, Ada Bunga 0 Persen
Course: YouTube @GregoJulius
Editor : Agnes Adelia Hernanda