Desil 9 dan 10 Bisa Diubah? Begini Cara Sanggah Data yang Tak Sesuai Kondisi Ekonomi

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 18:50 WIB
Desil 9 dan 10 yang tidak sesuai kondisi ekonomi bisa disanggah. Simak jalur pembaruan data melalui Cek Bansos, desa, kelurahan, dan Dinsos.(Pinterest)
Desil 9 dan 10 yang tidak sesuai kondisi ekonomi bisa disanggah. Simak jalur pembaruan data melalui Cek Bansos, desa, kelurahan, dan Dinsos.(Pinterest)

JAKARTA - Desil 9 dan 10 menjadi perhatian sebagian masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data kesejahteraan yang tercatat. Warga yang merasa masuk kelompok tersebut padahal sedang mengalami kesulitan ekonomi masih memiliki kesempatan untuk mengajukan pembaruan data.

Masyarakat dapat menyampaikan sanggahan apabila data sosial ekonomi yang tercatat dianggap tidak menggambarkan kondisi keluarga sebenarnya. Pengajuan pembaruan data bisa dilakukan melalui jalur pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial, maupun secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Kemensos menyebut data desil bersifat dinamis. Artinya, posisi kesejahteraan sebuah keluarga dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sosial ekonomi dan hasil pemutakhiran data dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Cek Desil Bansos Online, Ini Arti Desil 1-10 dan Kelompok yang Jadi Prioritas

Desil Bisa Naik, Turun, atau Tetap

Pengajuan perubahan data tidak secara otomatis membuat posisi desil seseorang turun. Setelah masyarakat menyampaikan informasi, data tersebut masih harus melalui proses verifikasi dan pemeriksaan.

Hasil pemutakhiran nantinya dapat membuat posisi desil keluarga berubah. Desil bisa turun, naik, atau tetap, bergantung pada kondisi sosial ekonomi terbaru dan hasil verifikasi yang dilakukan.

Karena itu, masyarakat yang mengajukan pembaruan diminta memberikan informasi secara jujur. Data yang disampaikan harus menggambarkan keadaan keluarga yang sebenarnya agar hasil pemutakhiran dapat lebih akurat.

Bagi warga yang mengajukan melalui pemerintah desa atau kelurahan, petugas dapat membantu proses pengusulan pembaruan melalui sistem yang digunakan dalam pemutakhiran data sosial ekonomi.

Sementara itu, masyarakat juga mempunyai pilihan untuk mengajukan pembaruan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos. Jalur tersebut dapat digunakan ketika warga menemukan adanya ketidaksesuaian data dengan kondisi sebenarnya.

Desil 9 dan 10 Bukan Sekadar Soal Penghasilan

Hal lain yang perlu dipahami adalah desil tidak ditentukan hanya berdasarkan penghasilan seseorang. Pengelompokan ini menunjukkan posisi relatif tingkat kesejahteraan keluarga dibandingkan keluarga lainnya yang berada dalam basis data sosial ekonomi.

Mengacu pada ketentuan Kemensos Nomor 22 Tahun 2026 yang disebut dalam materi tersebut, peringkat kesejahteraan dalam DTSEN dibagi menjadi 10 kelompok.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sebaliknya, desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Namun, pembagian tersebut bukan berarti setiap desil mempunyai batas nominal penghasilan atau pengeluaran yang bersifat tetap. Kondisi sosial ekonomi keluarga dinilai menggunakan sejumlah indikator.

Beberapa indikator yang dipertimbangkan antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset. Dengan demikian, status desil seseorang tidak bisa disimpulkan hanya dari melihat pendapatan bulanan.

Hal ini juga menjelaskan mengapa seseorang dapat merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan posisi desil yang tercatat dalam data. Penilaian dilakukan terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga secara lebih luas.

Baca Juga: Desil Bansos Jadi Penentu Penerima Bantuan, Begini Arti Desil 1 sampai 10

Berkaitan dengan Penyaluran Bantuan Sosial

Pengelompokan desil kemudian digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran penerima manfaat berbagai program sosial. Namun, masing-masing program memiliki ketentuan dan kriteria penerima yang berbeda.

Karena itu, status desil tidak seharusnya dipahami sebagai satu-satunya penentu seseorang pasti menerima atau tidak menerima seluruh bantuan sosial.

Pemutakhiran data menjadi penting ketika terdapat perubahan kondisi keluarga atau kesalahan informasi dalam basis data. Masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai dapat menggunakan jalur pengajuan yang tersedia.

Proses tersebut juga tidak menjamin hasil akhir akan langsung berubah. Pemerintah tetap melakukan pemeriksaan sebelum menentukan posisi kesejahteraan terbaru.

Dengan adanya mekanisme pembaruan, data desil diharapkan dapat mengikuti kondisi masyarakat yang terus berubah. Warga pun dapat berperan dengan memberikan informasi yang benar sehingga penentuan kelompok kesejahteraan dalam DTSEN semakin sesuai dengan keadaan di lapangan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
desil 9 dan 10 cara sanggah desil pembaruan data desil DTSEN cek bansos