JAKARTA - Cara cek desil bansos bisa dilakukan secara online menggunakan ponsel dan browser Google Chrome. Masyarakat yang ingin mengetahui data desil dapat mengakses layanan Cek Bansos, kemudian memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode captcha.
Tutorial pengecekan tersebut dibagikan melalui channel YouTube Adi Tutorial. Dalam video, proses dilakukan menggunakan Google Chrome. NIK yang digunakan untuk pengecekan dapat dilihat melalui KTP atau Kartu Keluarga (KK).
Setelah pencarian dilakukan, sistem dapat menampilkan informasi berupa nama, kategori desil, serta status bantuan sosial yang tercatat. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui kelompok desil yang muncul berdasarkan data NIK yang dimasukkan.
Baca Juga: Desil 9 Bukan Berarti Kaya, Ini Alasan BPS Bisa Menempatkan Keluarga di Kelompok Atas
Langkah Cek Desil Bansos
Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama buka aplikasi Google atau Google Chrome pada ponsel. Setelah halaman pencarian terbuka, ketik kata kunci “cek bansos”.
Dari hasil pencarian yang muncul, pilih layanan Cek Bansos. Setelah halaman terbuka, pengguna akan menemukan bagian untuk memasukkan NIK.
NIK dapat ditemukan pada KTP maupun Kartu Keluarga. Masukkan nomor tersebut sesuai dengan data kependudukan yang dimiliki.
Selanjutnya, pengguna perlu mengisi kode captcha yang tampil pada halaman. Kode ini biasanya berupa kombinasi huruf atau karakter yang harus diketik ulang pada kolom yang tersedia.
Jika captcha sulit dibaca, tersedia pilihan untuk melakukan refresh. Pengguna dapat menekan tombol tersebut sehingga sistem menampilkan kode captcha baru.
Setelah NIK dan captcha terisi, klik tombol “Cari Data”. Sistem kemudian akan memproses permintaan dan menampilkan hasil pencarian apabila data ditemukan.
Bisa Melihat Kategori Desil
Dalam tutorial Adi Tutorial, hasil pencarian menampilkan nama serta kategori desil pengguna. Contoh yang diperlihatkan dalam video menunjukkan data tersebut berada pada kategori desil 6 sampai 10.
Selain kategori desil, halaman hasil juga menampilkan informasi mengenai status bantuan sosial. Dalam contoh yang diperlihatkan, status bantuan sembako tercatat tidak ada.
Masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui data yang muncul pada layanan Cek Bansos berdasarkan NIK. Jika ingin mengecek data dengan NIK berbeda, proses dapat dilakukan kembali dari awal.
Pengguna tinggal memasukkan NIK yang hendak diperiksa, mengisi captcha, kemudian memilih tombol pencarian. Hasil yang ditampilkan akan mengikuti data yang tersedia dalam sistem.
Baca Juga: Desil DTSEN Jadi Sorotan, Kenapa Orang Berpenghasilan Jutaan Bisa Masuk Desil 9 atau 10?
Perhatikan Keamanan Data Pribadi
Saat melakukan pengecekan, masyarakat perlu menjaga keamanan NIK. Nomor identitas sebaiknya tidak dibagikan secara terbuka, terutama melalui media sosial, kolom komentar, atau unggahan yang dapat diakses banyak orang.
Dalam tutorialnya, pembuat video tidak memperlihatkan NIK yang digunakan karena alasan privasi. Langkah tersebut penting ketika seseorang membuat tangkapan layar atau video tutorial mengenai pengecekan data.
Masyarakat juga perlu memastikan layanan yang digunakan merupakan layanan Cek Bansos resmi. Jangan sembarangan memasukkan NIK pada situs yang tidak diketahui sumbernya.
Cara cek desil bansos melalui Google Chrome pada dasarnya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu mencari layanan Cek Bansos, memasukkan NIK, mengisi captcha, lalu menekan tombol “Cari Data”.
Setelah data ditemukan, kategori desil dan informasi bantuan sosial yang tercantum dapat dilihat pada halaman hasil.
Pengecekan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui informasi desil yang tercatat. Jika hasil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi keluarga, masyarakat dapat mencari informasi mengenai mekanisme pembaruan data melalui saluran resmi.
Perlu dipahami pula bahwa informasi status bantuan yang muncul dalam layanan merupakan data yang tercatat pada sistem. Setiap program bantuan sosial mempunyai ketentuan dan kriteria penerima masing-masing.
Karena itu, hasil pengecekan desil tidak seharusnya langsung dianggap sebagai kepastian seseorang akan menerima atau tidak menerima seluruh bantuan sosial.
Masyarakat cukup mengikuti tahapan pengecekan dengan memasukkan data yang benar. Setelah itu, hasil pencarian dapat digunakan untuk mengetahui kategori desil serta informasi bantuan yang tercantum dalam layanan.
Dengan memanfaatkan layanan Cek Bansos, masyarakat tidak perlu melakukan pengecekan secara manual. Selama mempunyai akses internet dan data NIK, proses dapat dilakukan melalui ponsel menggunakan Google Chrome.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : ADI Tutorial