BLITAR KAWENTAR - Desil penerima bansos menjadi salah satu dasar pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan sistem desil untuk membantu menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran bantuan sosial pemerintah.
Desil membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Peringkat tersebut dimulai dari desil 1 hingga desil 10. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraan kelompok masyarakat tersebut.
Masyarakat juga dapat mengecek status desil dan data kepesertaan bantuan sosial secara langsung melalui laman Cek Bansos Kemensos. Pengecekan dilakukan dengan memasukkan sejumlah data sesuai identitas yang diminta pada laman tersebut. Untuk melakukan pengecekan, masyarakat dapat membuka laman Cek Bansos Kemensos. Setelah itu, pengguna memilih provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, serta desa atau kelurahan sesuai domisili.
Selanjutnya, masukkan nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha yang tersedia. Setelah seluruh data diisi, pengguna dapat mengeklik tombol pencarian untuk melihat hasil. Hasil pencarian akan menampilkan data peserta apabila keluarga sudah tercatat. Namun, terdapat beberapa kemungkinan keterangan yang muncul dalam sistem.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos di Google Chrome, Masukkan NIK untuk Lihat Hasilnya
Jika muncul tulisan "tidak terdapat peserta", artinya keluarga belum tercatat pada periode tersebut. Sementara apabila muncul keterangan "data tidak ditemukan", masyarakat dapat melakukan pengecekan ulang dengan memasukkan nama kepala keluarga.
Jika setelah pengecekan ulang data tetap tidak muncul, keluarga tersebut kemungkinan belum terdaftar dalam data Kemensos.
Pembagian Desil 1 sampai 10
Secara sederhana, desil terdiri atas 10 peringkat kesejahteraan masyarakat. Desil 1 merupakan kelompok 10 persen masyarakat termiskin yang masuk kategori miskin ekstrem.
Kemudian desil 2 merupakan kategori miskin. Desil 3 termasuk kelompok hampir miskin, sedangkan desil 4 berada dalam kategori rentan miskin. Adapun desil 5 disebut sebagai kelompok yang hampir mencapai kesejahteraan menengah.
Sementara itu, desil 6 hingga 10 merupakan kelompok kelas menengah ke atas yang dianggap mampu. Kelompok ini tidak menjadi prioritas penerima bantuan sosial.
Baca Juga: Cek Desil Bansos Online Lewat Google Chrome, Begini Cara Melihat Data Berdasarkan NIK
Pembagian tersebut juga berkaitan dengan jenis program bantuan yang dapat diterima masyarakat. Dalam penjelasan tersebut, Program Keluarga Harapan (PKH) hanya diberikan kepada masyarakat yang berada pada desil 1 sampai 4.
Berbeda dengan PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan iuran jaminan kesehatan disebut dapat diterima oleh masyarakat pada desil 1 sampai 5.
Ada pula program asistensi rehabilitasi sosial yang dapat diberikan kepada masyarakat dalam desil 1 sampai 5. Namun, pemberian bantuan tersebut tetap bergantung pada hasil asesmen dari Kemensos.
Dengan pembagian itu, masyarakat yang berada pada desil 5 ke atas tidak menjadi prioritas penerima bansos karena dianggap mampu. Meski demikian, status desil bukan satu-satunya penentu yang disebut dalam penjelasan tersebut.
Keputusan Akhir Berdasarkan Verifikasi
Keputusan akhir mengenai penerima bantuan tetap mengacu pada hasil verifikasi dan asesmen lapangan. Karena itu, hasil pengelompokan desil perlu dipahami sebagai bagian dari proses penentuan sasaran bantuan.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos Lewat Google Chrome, Cukup Masukkan NIK dan Kode Captcha
Masyarakat yang ingin mengetahui status kepesertaan tidak perlu langsung berasumsi hanya berdasarkan kondisi ekonomi yang dirasakan. Pengecekan data melalui laman Cek Bansos dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui apakah keluarga sudah tercatat atau belum.
Jika hasil pencarian tidak menampilkan data, masyarakat dapat memastikan kembali nama yang dimasukkan, terutama nama kepala keluarga. Apabila tetap tidak ditemukan, kemungkinan keluarga belum terdaftar dalam data Kemensos.
Sistem desil pada akhirnya digunakan untuk membagi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah hingga kelompok yang dianggap mampu. Jenis bantuan yang diterima pun berbeda sesuai kelompok desil dan ketentuan masing-masing program.
Namun, keputusan akhir tetap mempertimbangkan hasil verifikasi dan asesmen lapangan Kemensos.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber