JAKARTA - Cara cek desil DTKS dapat dilakukan menggunakan ponsel melalui aplikasi Bansos. Berdasarkan tutorial yang dibagikan, proses pengecekan cukup dilakukan dengan membuka aplikasi, memilih menu Cek Bansos, kemudian memasukkan 16 digit NIK atau nomor KTP.
Cara cek desil DTKS ini bisa dilakukan oleh masyarakat yang ingin mengetahui informasi desil yang tercatat pada data mereka. Dalam tutorial tersebut, pengecekan dilakukan langsung melalui aplikasi yang dicari dan diunduh dari Play Store.
Tahapan pengecekannya pun cukup sederhana. Setelah aplikasi terpasang, pengguna tidak perlu melakukan pendaftaran ataupun login terlebih dahulu untuk menuju menu pengecekan data.
Baca Juga: Bonsai Termahal Indonesia Bernilai Rp1,5 Miliar, Anting Putri Ini Punya Karakter Istimewa
Cari Aplikasi Bansos di Play Store
Langkah awal yang ditunjukkan dalam tutorial adalah membuka Play Store melalui ponsel. Setelah itu, ketikkan kata Bansos pada kolom pencarian.
Ketika aplikasi yang dimaksud sudah ditemukan, pengguna dapat mengunduhnya dan menunggu sampai proses pemasangan selesai. Setelah terpasang, buka aplikasi untuk melanjutkan proses pengecekan.
Dalam tutorial, pengguna langsung diarahkan ke menu Cek Bansos. Menu tersebut digunakan untuk melakukan pencarian data berdasarkan nomor identitas.
Pengguna tidak perlu membuat akun atau melakukan login terlebih dahulu, sesuai dengan langkah yang ditampilkan dalam video. Setelah memilih menu Cek Bansos, tahap berikutnya adalah memasukkan NIK.
Masukkan 16 Digit NIK
Pada halaman pencarian, pengguna perlu memasukkan 16 digit NIK atau nomor KTP. Nomor tersebut menjadi data yang digunakan untuk melakukan pencarian.
Pastikan seluruh angka NIK sudah dimasukkan sebelum menekan tombol pencarian. Setelah selesai, klik Cari Data.
Sistem kemudian akan memproses data yang dimasukkan. Pengguna hanya perlu menunggu sampai proses pencarian selesai dan hasilnya muncul pada layar.
Dalam contoh yang ditampilkan pada video, hasil pencarian menunjukkan data tersebut berada pada desil 6/10. Pembuat tutorial juga menyampaikan bahwa dirinya tidak mendapatkan bantuan berdasarkan hasil yang ditampilkan.
Hasil tersebut merupakan contoh dari NIK yang digunakan dalam tutorial. Setiap masyarakat dapat memiliki hasil desil berbeda sesuai dengan data yang tercatat pada sistem.
Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui desilnya perlu melakukan pengecekan menggunakan NIK masing-masing. Hasil dari NIK orang lain tidak dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan desil seseorang.
Baca Juga: Bonsai Termahal Indonesia Dibanderol Setara Mobil Mewah, Ada yang Ditawar Rp550 Juta
Hasil Desil Muncul Setelah Pencarian
Setelah proses pencarian selesai, informasi yang tersedia akan ditampilkan pada halaman hasil. Pengguna dapat melihat desil yang tercatat dari NIK yang dimasukkan.
Cara cek desil DTKS melalui tutorial tersebut hanya membutuhkan beberapa langkah, mulai dari mencari aplikasi Bansos di Play Store, memasangnya, membuka menu Cek Bansos, memasukkan NIK, hingga menekan Cari Data.
Bagi masyarakat yang baru mengetahui informasi mengenai desil, pengecekan ini dapat digunakan untuk melihat data yang ditampilkan berdasarkan NIK. Namun, hasil pengecekan dalam tutorial tidak secara otomatis menjadi gambaran kondisi seluruh masyarakat.
Jika terdapat perbedaan antara informasi yang muncul dengan kondisi data yang diketahui, masyarakat dapat mencari informasi lebih lanjut melalui kanal layanan resmi yang berkaitan dengan data bansos. Tutorial yang dibagikan tidak menjelaskan secara rinci mengenai prosedur perubahan atau pembaruan data.
Dengan mengikuti tahapan tersebut, pengguna dapat mencoba mengetahui desil yang tercatat menggunakan nomor NIK. Pastikan nomor yang dimasukkan merupakan 16 digit NIK yang benar agar proses pencarian sesuai dengan data yang ingin diperiksa.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Randy cz