IHSG Hari Ini Merah, 429 Emiten Melemah dan 219 Saham Menguat

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 15:12 WIB
IHSG hari ini ditutup di posisi 6.535 dan terkoreksi 0,10 persen. Sebanyak 429 emiten melemah, 219 menguat, dan 141 stagnan. (PINTEREST)
IHSG hari ini ditutup di posisi 6.535 dan terkoreksi 0,10 persen. Sebanyak 429 emiten melemah, 219 menguat, dan 141 stagnan. (PINTEREST)

JAKARTA - IHSG hari ini berakhir di zona merah dengan berada di posisi 6.535. Indeks Harga Saham Gabungan tersebut terkoreksi 0,10 persen dalam perdagangan yang disoroti sebagai respons pasar setelah pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Pergerakan IHSG menjadi salah satu perhatian dalam melihat respons pasar terhadap pergantian Menteri Keuangan terbaru. Selain indeks saham, respons pasar juga disebut turut terlihat dari pergerakan rupiah.

Namun, data perdagangan saham menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Tidak semua emiten bergerak turun pada penutupan perdagangan. Sebagian saham masih mampu mencatatkan penguatan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam tayangan, sebanyak 219 emiten tercatat menguat. Jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan emiten yang mengalami pelemahan.

Sebanyak 429 emiten tercatat melemah. Sementara itu, 141 emiten lainnya berada dalam kondisi stagnan.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar saham lebih banyak terlihat pada emiten yang mengalami penurunan. Jumlah saham yang melemah hampir dua kali lipat dibandingkan emiten yang menguat.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Sempat Anjlok 1,7 Persen Lalu Berbalik Menguat

IHSG Berakhir di Zona Merah

IHSG hari ini menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk melihat respons pasar setelah pergantian Menteri Keuangan. Pada akhir perdagangan, indeks berada di level 6.535.

Koreksi yang tercatat mencapai 0,10 persen. Dengan demikian, IHSG berakhir lebih rendah dan masuk ke zona merah.

Meski demikian, penurunan indeks tersebut tidak terjadi pada seluruh saham. Sebanyak 219 emiten justru mencatatkan penguatan.

Di sisi lain, 429 emiten mengalami pelemahan. Selisih jumlah tersebut memperlihatkan bahwa saham yang turun lebih banyak dibandingkan saham yang naik.

Sebanyak 141 emiten lainnya tercatat stagnan. Artinya, saham-saham tersebut tidak mengalami perubahan berarti dalam pergerakan yang dilaporkan.

Data tersebut menjadi bagian penting untuk melihat kondisi perdagangan secara lebih rinci. Pergerakan indeks secara keseluruhan memang menunjukkan koreksi, tetapi di dalamnya terdapat saham yang menguat, melemah, maupun bergerak stagnan.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Sempat Anjlok 1,7 Persen Lalu Berbalik Menguat

Respons Pasar Jadi Perhatian

Dalam tayangan tersebut, pembahasan mengenai IHSG dan rupiah dilakukan untuk melihat bagaimana respons publik serta pasar setelah pelantikan Menteri Keuangan terbaru.

Pergerakan pasar menjadi perhatian karena perubahan Menteri Keuangan menjadi bagian dari peristiwa yang tengah diamati. IHSG kemudian dilihat melalui posisi penutupan serta komposisi emiten yang menguat dan melemah.

Dari data yang disampaikan, jumlah emiten yang melemah mencapai 429. Angka tersebut lebih besar daripada 219 emiten yang menguat.

Sementara itu, 141 emiten lainnya tercatat stagnan. Komposisi tersebut memberikan gambaran bahwa tekanan pelemahan terjadi pada lebih banyak saham dibandingkan saham yang mencatatkan kenaikan.

Pada akhirnya, IHSG hari ini ditutup di posisi 6.535 dengan koreksi 0,10 persen. Pergerakan tersebut menjadi bagian dari respons pasar yang disoroti setelah pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Data perdagangan juga menunjukkan dominasi emiten yang melemah. Dari 429 emiten yang turun, jumlahnya lebih besar dibandingkan 219 emiten yang menguat, sedangkan 141 lainnya berada dalam kondisi stagnan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Nusantara TV
Emiten Saham Indonesia pasar modal IHSG ihsg hari ini