Syarat Daftar Bansos 2026 lewat Digital Perlinsos, Siapkan Data Ini

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:55 WIB
Syarat daftar bansos 2026 lewat Digital Perlinsos meliputi NIK, KK, IKD aktif, PIN, dan verifikasi wajah. (Pinterest)
Syarat daftar bansos 2026 lewat Digital Perlinsos meliputi NIK, KK, IKD aktif, PIN, dan verifikasi wajah. (Pinterest)

JAKARTA - Syarat daftar bansos 2026 melalui Digital Perlinsos perlu dipersiapkan sebelum masyarakat mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sosial. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman Digital Perlinsos hingga akhir 2026 atau dengan bantuan agen Perlinsos terdekat.

Layanan Digital Perlinsos menyediakan fasilitas pengajuan calon penerima sejumlah program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Salah satu hal penting sebelum melakukan pendaftaran secara mandiri adalah memastikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sudah aktif. Proses login membutuhkan NIK, PIN IKD, dan verifikasi wajah.

Baca Juga: Cara Cek Bansos lewat HP dengan NIK KTP, Bisa Lihat Status PKH hingga PBI JK

Data yang Perlu Disiapkan

Masyarakat yang ingin melakukan pengajuan perlu menyiapkan data kependudukan dan dokumen pendukung. Data tersebut meliputi NIK, kartu keluarga, serta informasi pribadi yang sesuai dengan dokumen kependudukan.

Jika menggunakan listrik PLN, ID pelanggan PLN juga perlu disiapkan apabila diminta dalam proses pendaftaran.

Setelah seluruh data tersedia, masyarakat dapat membuka laman Digital Perlinsos di perlins.kemensos.go.id. Pengguna kemudian melakukan login menggunakan NIK dan PIN IKD.

Tahap berikutnya adalah verifikasi wajah. Setelah proses tersebut selesai, pengguna dapat memilih menu pendaftaran bantuan.

Pada menu pendaftaran, tersedia pilihan PKH, BPNT, atau kedua program tersebut. Pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan, kemudian melengkapi data pendukung yang diminta oleh sistem.

Sebelum pengajuan dikirim, seluruh informasi perlu diperiksa kembali. Jika sudah sesuai, pengguna dapat menyetujui penggunaan data pribadi dan mengirimkan pengajuan.

Perlu diperhatikan, pendaftaran tersebut merupakan pengajuan sebagai calon penerima bantuan. Pengajuan tidak berarti seseorang secara otomatis ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial.

Bisa Digunakan untuk Ajukan Keberatan

Digital Perlinsos tidak hanya digunakan untuk pendaftaran calon penerima bansos. Layanan tersebut juga dapat digunakan untuk mengajukan keberatan apabila terdapat ketidaksesuaian pada data sosial ekonomi.

Untuk mengajukan keberatan, masyarakat dapat diminta menyiapkan dokumen atau bukti pendukung. Salah satunya berupa foto kondisi rumah.

Foto yang disiapkan dapat mencakup bagian ruang tamu, tampak depan rumah, dan kamar mandi. Selain itu, NIK, kartu keluarga, data pribadi, serta dokumen pendukung lainnya perlu dipersiapkan sesuai kebutuhan pengajuan.

Baca Juga: Cek Penerima Bansos lewat HP, Begini Cara Melihat PKH, BPNT, BLT dan PBI JK

ID pelanggan PLN juga dapat disiapkan apabila diperlukan dalam proses tersebut.

Bagi masyarakat yang belum dapat melakukan pendaftaran secara mandiri, pengajuan dapat dilakukan dengan bantuan agen Perlinsos terdekat. Hal ini memberikan pilihan bagi warga yang membutuhkan pendampingan dalam menggunakan layanan digital.

Proses pendaftaran bansos melalui Digital Perlinsos disebut tidak dipungut biaya. Masyarakat tidak perlu membayar untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan.

Masyarakat juga diimbau memperoleh informasi mengenai pendaftaran melalui kanal resmi. Dalam materi tersebut, akun @kemensosRI dan @komite_transformasi_digital disebut sebagai sumber informasi yang dapat digunakan.

Dengan mempersiapkan data sejak awal, proses pengajuan melalui Digital Perlinsos dapat dilakukan dengan lebih teratur. Pastikan IKD aktif, NIK dan data kependudukan sesuai, serta dokumen pendukung tersedia sebelum memulai pendaftaran.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ariyan Masrur Tutorial
Digital Perlinsos Syarat daftar bansos 2026 bpnt kemensos pkh