JAKARTA - Cara menurunkan desil bansos menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat, terutama bagi penerima yang merasa tingkat desil dalam data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dalam tutorial terbaru untuk 2026, terdapat dua langkah yang disebut dapat dilakukan untuk mengajukan perubahan data desil.
Langkah pertama dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Sementara itu, langkah kedua dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan dan menemui operator bantuan sosial. Kedua cara tersebut perlu dilakukan dengan melengkapi data pendukung sesuai kondisi masing-masing.
Baca Juga: Spentiko Media Jadi Ruang Siswa Asah Kreativitas Digital
Ajukan Perubahan Desil lewat Aplikasi Cek Bansos
Langkah pertama dimulai dengan membuka atau mengunduh aplikasi Cek Bansos. Pengguna perlu membuat akun terlebih dahulu apabila belum memilikinya.
Setelah berhasil masuk ke akun, pengguna dapat membuka bagian profil untuk melihat informasi desil yang tercatat. Dalam contoh pada tutorial, akun milik saudara pembuat video menunjukkan desil 6. Namun, pembuat video menyebut angka tersebut belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Bagi masyarakat yang berada pada desil 5 atau lebih dan merasa data tersebut tidak menggambarkan kondisi ekonomi sebenarnya, tutorial tersebut menyarankan pengajuan pembaruan desil melalui aplikasi.
Caranya dengan memilih menu “request decile update” atau permintaan pembaruan desil. Setelah pengajuan dilakukan, masyarakat diminta menunggu proses tindak lanjut dari pendamping PKH atau pihak terkait.
Dalam proses tersebut, petugas dapat datang untuk melakukan survei kondisi rumah. Hasil survei nantinya menjadi bagian dari proses pembaruan data yang diajukan.
Namun, pengajuan melalui aplikasi disebut bukan satu-satunya langkah yang perlu dilakukan. Masyarakat juga diarahkan menjalankan cara kedua dengan membawa data pendukung ke kantor desa atau kelurahan.
Siapkan Foto Rumah dan Datang ke Desa atau Kelurahan
Sebelum mendatangi kantor desa atau kelurahan, masyarakat dalam tutorial diminta menyiapkan foto kondisi rumah.
Salah satu persiapan yang disebutkan adalah mengunduh aplikasi kamera GPS Map pada ponsel. Aplikasi tersebut digunakan untuk mengambil foto bagian depan dan bagian dalam rumah.
Foto yang dihasilkan akan dilengkapi informasi lokasi atau data peta. Setelah seluruh foto diambil, foto tersebut kemudian dicetak untuk dibawa ke kantor desa atau kelurahan.
Sesampainya di kantor desa atau kelurahan, masyarakat dapat menemui operator bantuan sosial. Sampaikan bahwa tujuan kedatangan adalah mengajukan perubahan atau penurunan desil karena data yang tercatat dianggap belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Menurut tutorial tersebut, operator bantuan sosial kemudian dapat memeriksa data melalui sistem SIKS-NG. Data yang diperiksa selanjutnya disesuaikan dengan informasi terbaru dan kondisi masyarakat yang bersangkutan.
Dokumen berupa foto kondisi rumah menjadi salah satu data pendukung yang disiapkan dalam proses tersebut. Karena itu, masyarakat perlu memastikan foto yang dibawa menggambarkan kondisi rumah secara jelas.
Baca Juga: Harga Bahan Baku Naik, Produsen Roti Garum Blitar Tertekan: Plastik Kemasan Kini Tembus Dua Kali Lip
Perubahan Desil Tidak Langsung Terjadi
Hal penting lainnya yang disampaikan dalam tutorial adalah perubahan desil tidak langsung terjadi setelah pengajuan dilakukan.
Masyarakat masih harus menunggu proses pembaruan data. Dalam video tersebut disebutkan bahwa prosesnya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk melihat perkembangan pengajuan perubahan desil.
Artinya, setelah mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos dan mendatangi kantor desa atau kelurahan, masyarakat tetap perlu menunggu proses verifikasi dan pemutakhiran data.
Cara menurunkan desil bansos dalam tutorial ini pada dasarnya terdiri dari dua langkah utama, yakni mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos serta membawa data pendukung kepada operator bantuan sosial di desa atau kelurahan.
Bagi masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai kondisi sebenarnya, langkah tersebut dapat menjadi prosedur yang disebutkan dalam tutorial untuk mengajukan pembaruan data. Hasil akhirnya tetap bergantung pada proses pemeriksaan dan pemutakhiran data yang dilakukan pihak terkait.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Channel Hoki