JAKARTA - Cara cek desil bansos dapat dilakukan melalui layanan pengecekan bantuan sosial dengan menggunakan NIK sesuai KTP. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melihat informasi desil keluarga sekaligus status sejumlah program bantuan sosial yang tercantum dalam data.
Tutorial pengecekan dimulai dengan membuka Google melalui ponsel. Pengguna kemudian mencari layanan pengecekan desil dan memilih bagian untuk mengecek bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
Setelah halaman pengecekan terbuka, pengguna perlu menyiapkan KTP karena NIK menjadi data yang digunakan untuk mencari informasi. Selanjutnya, NIK dimasukkan ke kolom yang tersedia sebelum mengisi kode captcha.
Baca Juga: Spentiko Media Jadi Ruang Siswa Asah Kreativitas Digital
Cara Cek Desil Bansos dengan NIK
Langkah pertama adalah membuka Google melalui perangkat masing-masing. Setelah itu, pengguna dapat mencari informasi mengenai cara mengecek desil bansos.
Dari hasil pencarian, pilih layanan pengecekan bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Dalam tutorial, pengguna perlu menunggu beberapa saat hingga halaman atau tautan pengecekan dapat terbuka.
Proses pemuatan halaman disebut dapat berlangsung cukup lama karena banyak orang mengakses layanan tersebut. Karena itu, pengguna mungkin perlu menunggu sebelum menu pengecekan muncul.
Setelah halaman tersedia, pengguna akan menemukan kolom untuk memasukkan NIK. Masukkan NIK sesuai dengan nomor yang tercantum pada KTP.
Berikutnya, masukkan kode captcha yang ditampilkan pada halaman. Pastikan NIK dan kode captcha sudah diisi sebelum melanjutkan pencarian.
Jika seluruh data telah dimasukkan, tekan tombol pencarian data. Sistem kemudian akan memproses informasi dan menampilkan hasil pencarian setelah beberapa saat.
Hasil tersebut dapat memuat informasi mengenai desil keluarga serta status beberapa program bantuan sosial.
Informasi Desil dan Status Bantuan
Dalam contoh yang ditampilkan pada tutorial, hasil pencarian menunjukkan informasi dari sumber data sosial dan ekonomi yang digunakan untuk melihat kelompok kesejahteraan keluarga.
Pada contoh tersebut, pengguna berada pada periode desil 2 atau D2. Status bantuan pangan tercatat tidak menerima, begitu pula dengan PKH.
Sementara itu, pada bagian PBI status yang ditampilkan adalah menerima. Terdapat pula bagian KPD yang pada contoh tersebut menunjukkan status tidak menerima.
Tutorial kemudian menjelaskan pembagian desil dari D1 hingga D10. Berdasarkan penjelasan dalam video, D1 disebut sebagai kelompok sangat miskin, D2 sangat miskin, D3 miskin, D4 menengah bawah, D5 menengah, D6 menengah atas, D7 kaya, D8 sangat kaya, D9 sangat kaya sekali, dan D10 sebagai kelompok paling kaya.
Dalam contoh tersebut, pengguna berada di D2. Pembuat video kemudian menyampaikan bahwa dirinya seharusnya menerima bantuan sosial berdasarkan kategori yang disebutkan dalam tutorial, tetapi pada hasil pengecekan terdapat program bantuan yang berstatus tidak menerima.
Perlu diperhatikan bahwa pembagian kategori tersebut merupakan penjelasan yang disampaikan dalam tutorial. Hasil dan status bantuan setiap keluarga dapat berbeda berdasarkan data yang tercatat pada sistem.
Baca Juga: Harga Bahan Baku Naik, Produsen Roti Garum Blitar Tertekan: Plastik Kemasan Kini Tembus Dua Kali Lip
Siapkan KTP Sebelum Melakukan Pengecekan
Masyarakat yang ingin melakukan pengecekan dapat menyiapkan KTP terlebih dahulu agar NIK mudah dimasukkan sesuai data.
Setelah layanan terbuka, pastikan 16 digit NIK dimasukkan dengan benar. Kode captcha juga harus diisi sesuai tampilan sebelum tombol pencarian digunakan.
Jika halaman membutuhkan waktu untuk menampilkan hasil, pengguna dapat menunggu hingga data selesai dimuat. Dalam tutorial, proses tersebut disebut dapat berlangsung lebih lama karena banyak pengguna mengakses layanan.
Hasil pencarian kemudian dapat digunakan untuk melihat informasi desil dan status bantuan yang tercantum pada data. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui kelompok desil, tetapi juga dapat melihat status beberapa program bantuan yang muncul pada halaman hasil pencarian.
Cara cek desil bansos lewat layanan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui informasi yang tercatat berdasarkan NIK. Namun, hasil pengecekan perlu dibaca secara menyeluruh karena setiap program bantuan memiliki status yang dapat berbeda.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kaji Tutorial