JAKARTA - Cara cek desil bansos lewat HP bisa dilakukan dengan menggunakan NIK yang tercantum pada KTP. Melalui layanan pengecekan bantuan sosial, masyarakat dapat melihat informasi mengenai kelompok desil keluarga sekaligus status sejumlah program bantuan yang tercatat dalam data.
Tahapan pengecekan cukup sederhana. Pengguna hanya perlu membuka Google, mencari layanan Cek Bansos dari Kementerian Sosial, lalu memasukkan NIK dan kode captcha. Setelah pencarian diproses, informasi desil dan status bantuan akan muncul pada halaman.
Tutorial tersebut juga memperlihatkan contoh hasil pencarian dengan desil 2 atau D2. Pada halaman yang sama, terdapat informasi mengenai beberapa program bantuan, termasuk bantuan pangan, PKH, PBI, dan KPD.
Baca Juga: Cara Menurunkan Desil Bansos 2026, Ada 2 Langkah yang Perlu Dilakukan
Langkah Cek Desil Bansos dengan NIK
Untuk memulai pengecekan, buka Google melalui ponsel. Setelah itu, cari informasi mengenai cara mengecek desil bantuan sosial.
Dari hasil pencarian, pilih layanan untuk mengecek bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Setelah memilih layanan tersebut, tunggu sampai halaman pengecekan berhasil terbuka.
Dalam tutorial, proses membuka halaman disebut bisa memerlukan waktu cukup lama karena banyak pengguna mengakses layanan secara bersamaan. Jika halaman belum langsung muncul, pengguna dapat menunggu beberapa saat.
Sebelum mengisi data, siapkan KTP. Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang terdapat pada KTP dibutuhkan untuk melakukan pencarian.
Setelah halaman pengecekan terbuka, masukkan NIK sesuai dengan data pada KTP. Selanjutnya, isi kode captcha yang tampil pada layar.
Periksa kembali NIK dan captcha sebelum melanjutkan. Jika seluruh data sudah benar, klik tombol pencarian data.
Sistem kemudian akan memproses data. Tunggu beberapa saat sampai hasil pencarian selesai dimuat.
Setelah berhasil, halaman akan menampilkan informasi yang berkaitan dengan data sosial dan ekonomi keluarga, termasuk kelompok desil.
Contoh Hasil Menunjukkan Desil 2
Dalam contoh pada tutorial, hasil pengecekan menunjukkan pengguna berada pada desil 2 atau D2.
Selain desil, hasil pencarian juga menampilkan status beberapa program bantuan. Pada contoh tersebut, status bantuan pangan tercatat tidak menerima. Status PKH juga tercatat tidak menerima.
Sementara itu, bagian PBI menunjukkan status menerima. Pada bagian KPD, status yang ditampilkan dalam contoh adalah tidak menerima.
Tutorial kemudian menjelaskan pembagian desil dari D1 hingga D10. D1 disebut sebagai kelompok sangat miskin, sedangkan D2 juga masuk kategori sangat miskin menurut penjelasan dalam video.
Berikutnya, D3 disebut miskin, D4 menengah bawah, D5 menengah, dan D6 menengah atas. D7 disebut kaya, D8 sangat kaya, D9 sangat kaya sekali, sementara D10 disebut sebagai kelompok paling kaya.
Pembagian tersebut merupakan penjelasan yang disampaikan dalam tutorial. Hasil desil masyarakat lain dapat berbeda karena pengecekan dilakukan berdasarkan NIK masing-masing.
Dalam contoh video, pembuat tutorial menyampaikan bahwa dirinya berada pada D2, tetapi tidak semua program bantuan yang ditampilkan memiliki status menerima. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya melihat informasi status setiap program secara terpisah.
Baca Juga: Spentiko Media Jadi Ruang Siswa Asah Kreativitas Digital
Jangan Hanya Melihat Angka Desil
Saat melakukan pengecekan, masyarakat sebaiknya membaca seluruh hasil yang muncul. Jangan hanya memperhatikan angka desil karena halaman juga dapat menampilkan status beberapa program bantuan.
Contoh dalam tutorial menunjukkan bahwa satu data dapat memiliki status berbeda pada sejumlah program. Bantuan pangan dan PKH tercatat tidak menerima, sedangkan PBI menunjukkan status menerima.
Ketelitian juga diperlukan saat memasukkan NIK dan captcha. Kesalahan memasukkan data dapat menghambat proses pencarian.
Jika halaman membutuhkan waktu lama untuk menampilkan hasil, pengguna dapat menunggu sampai proses selesai. Tutorial menyebut tingginya jumlah pengguna sebagai salah satu penyebab layanan membutuhkan waktu untuk memuat.
Cara cek desil bansos lewat HP tersebut dapat menjadi langkah untuk mengetahui informasi yang tercatat berdasarkan NIK. Masyarakat cukup menyiapkan KTP, mengakses layanan pengecekan, kemudian memasukkan NIK dan captcha.
Hasil yang muncul selanjutnya dapat digunakan untuk melihat desil serta status bantuan yang tercatat pada data masing-masing.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kaji Tutorial